Tragedi di Balik Layar: Yuju GFRIEND Ungkap Efek Mengerikan Diet Ekstrem Hingga Kehilangan Lemak Gendang Telinga

Siti Maemunah | ZonaKabar
12 Mei 2026, 18:42 WIB
Tragedi di Balik Layar: Yuju GFRIEND Ungkap Efek Mengerikan Diet Ekstrem Hingga Kehilangan Lemak Gendang Telinga

ZonaKabar — Gemerlap panggung hiburan Korea Selatan sering kali menuntut kesempurnaan yang melampaui batas kewajaran manusiawi. Di balik senyum menawan dan koreografi yang energik, tersimpan cerita pilu tentang perjuangan fisik yang menyiksa. Salah satu kisah paling mengejutkan datang dari Yuju, mantan vokalis utama grup fenomenal GFRIEND, yang baru-baru ini membuka tabir kegelapan di balik transformasi fisiknya demi tuntutan karier sebagai solois.

Dalam sebuah pengakuan yang menggetarkan hati di acara televisi KBS, Ask Us Anything Fortune Teller, Yuju menceritakan bagaimana obsesinya terhadap penampilan justru membawa petaka bagi kesehatannya. Meski berhasil menurunkan berat badan hingga 7 kilogram, harga yang harus ia bayar jauh lebih mahal daripada sekadar angka di timbangan. Ia harus berurusan dengan kondisi medis langka, di mana ia kehilangan lapisan lemak pada gendang telinganya akibat diet yang terlalu ketat.

Ambisi Cantik yang Berujung Petaka

Perjalanan menyakitkan ini bermula ketika Yuju mempersiapkan aktivitas solonya. Sebagai seorang idol KPop yang sudah memiliki nama besar, tekanan untuk tampil sempurna di depan kamera sangatlah masif. Yuju, yang memiliki tinggi badan semampai 169 cm, sebenarnya sudah memiliki berat badan yang sangat ideal, yakni 52 kg. Namun, bagi standar industri yang kejam, angka tersebut dirasa belum cukup memuaskan untuk bidikan lensa kamera yang sering kali membuat seseorang terlihat lebih berisi.

Baca Juga Fenomena Gen Z Nikah Gratis di KUA: Strategi Cerdas Alihkan Budget Resepsi demi Cicilan Rumah
Fenomena Gen Z Nikah Gratis di KUA: Strategi Cerdas Alihkan Budget Resepsi demi Cicilan Rumah

“Awalnya, aku sempat berpikir sembrono bahwa jika aku menurunkan berat badan, aku akan terlihat jauh lebih cantik di depan kamera,” ungkap Yuju dengan nada penuh penyesalan. Pemikiran inilah yang kemudian mendorongnya masuk ke dalam pusaran diet ekstrem yang mengabaikan sinyal-sinyal peringatan dari tubuhnya sendiri.

Berat badannya merosot tajam dari 52 kg menjadi hanya 45 kg dalam waktu singkat. Penurunan berat badan yang drastis ini mulai mengubah segalanya, tidak hanya penampilannya, tetapi juga stabilitas emosional dan kesehatan fisiknya secara menyeluruh.

Kehilangan Lemak Gendang Telinga: Gangguan Medis yang Tak Terduga

Salah satu dampak paling aneh dan menakutkan dari diet ekstrem yang dijalani Yuju adalah gangguan pada indra pendengarannya. Saat sedang menjalani proses rekaman lagu terbarunya, Yuju mulai mendengar suara-suara aneh dan distorsi dari salah satu sisi telinganya. Suara tersebut terasa mengganggu, seolah-olah ia berada dalam ruang hampa yang bergema.

Setelah melakukan konsultasi medis yang mendalam, dokter mengungkapkan fakta yang mengejutkan: Yuju kehilangan lapisan lemak yang berfungsi menyangga gendang telinganya. Kondisi ini jarang terjadi dan biasanya hanya ditemukan pada individu yang mengalami malnutrisi berat atau penurunan berat badan yang sangat ekstrem dalam waktu singkat. Lemak yang hilang tersebut menyebabkan saluran eustachius tidak dapat berfungsi normal, sehingga ia mendengar suaranya sendiri atau suara napasnya dengan cara yang tidak wajar.

Baca Juga Mengupas Kedalaman Hati Si Banteng: 8 Karakter Unik Taurus dalam Labirin Percintaan yang Setia Namun Posesif
Mengupas Kedalaman Hati Si Banteng: 8 Karakter Unik Taurus dalam Labirin Percintaan yang Setia Namun Posesif

Bayangkan bagi seorang penyanyi yang mengandalkan pendengaran untuk nada dan harmonisasi, gangguan ini bukan sekadar masalah kesehatan biasa, melainkan ancaman serius bagi keberlangsungan karier musiknya. Ini menjadi pengingat keras bahwa kesehatan fisik jauh lebih krusial daripada estetika visual semata.

Pingsan di Rumah dan Tekanan Psikologis

Tidak berhenti di gangguan pendengaran, tubuh Yuju mulai memberikan sinyal ‘alert’ yang lebih keras. Suatu hari, di tengah kesunyian rumahnya, ia tiba-tiba pingsan tanpa ada seorang pun di sampingnya untuk memberikan pertolongan. Kejadian ini menjadi titik balik yang menyadarkan Yuju bahwa ia telah melangkah terlalu jauh.

Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa secara organ pencernaan, tubuhnya tampak normal. Namun, masalah utamanya justru terletak pada kesehatan psikologis dan tingkat stres yang membubung tinggi. Dokter menyarankan agar Yuju berkonsultasi dengan psikiater untuk memulihkan kondisi mentalnya yang terkoyak oleh ambisi dan tekanan pekerjaan.

“Aku rasa saat itulah aku menyadari bahwa aku jauh lebih sensitif dan stres daripada yang aku kira sebelumnya,” tutur pelantun lagu hits Me Gustas Tu tersebut. Tekanan untuk menanggung beban panggung sendirian sebagai solois, tanpa dukungan rekan setim seperti saat masih bersama GFRIEND, ternyata memberikan beban mental yang luar biasa berat.

Baca Juga Menjelajahi Dear Clio Cafe: Oase Chic dan Estetik yang Menjadi Hidden Gem Baru di Kuningan City
Menjelajahi Dear Clio Cafe: Oase Chic dan Estetik yang Menjadi Hidden Gem Baru di Kuningan City

Dukungan dan Candaan yang Menguatkan

Dalam acara tersebut, Lee Soo Geun, salah satu pembawa acara, mencoba memberikan perspektif lain dengan gaya bercandanya yang khas. Ia memahami bahwa transisi dari sebuah grup yang solid menjadi penyanyi tunggal bukanlah hal yang mudah. Tekanan untuk mengisi seluruh panggung sendirian pasti sangat besar bagi siapa pun, termasuk bagi artis berbakat seperti Yuju.

“Sekarang aku mengerti. Kamu butuh seorang pria dalam hidupmu agar kamu langsung makan dengan lahap,” canda Lee Soo Geun setelah melihat Yuju memakan cokelat pemberian sutradara Seo Hang Joon. Candaan ini sedikit mencairkan suasana yang sempat tegang saat Yuju menceritakan masa-masa sulitnya. Meski bernada gurauan, pesan tersiratnya jelas: Yuju membutuhkan kebahagiaan dan kenyamanan untuk bisa kembali ke pola hidup yang sehat.

Kebangkitan Melalui Musik: First Love Is a Curse

Meskipun harus melewati badai kesehatan yang hebat, Yuju tetap membuktikan dedikasinya di dunia musik. Pada 29 April 2026, ia resmi melakukan comeback dengan merilis lagu solo berjudul “First Love Is a Curse”. Menariknya, dalam karya terbaru ini, Yuju tidak hanya bertindak sebagai penyanyi, tetapi juga terlibat aktif dalam penulisan lirik dan komposisinya.

Baca Juga Mengulas Pesona Para Pemeran ‘My Royal Nemesis’: Reinkarnasi Selir Joseon di Panggung Hiburan Modern
Mengulas Pesona Para Pemeran ‘My Royal Nemesis’: Reinkarnasi Selir Joseon di Panggung Hiburan Modern

Proses kreatif ini tampaknya menjadi salah satu cara bagi Yuju untuk menyalurkan emosi dan beban pikiran yang ia rasakan selama ini. Musik menjadi terapi sekaligus media bagi dirinya untuk bangkit kembali. Kini, ia mulai memperbaiki pola hidupnya, termasuk kebiasaan makan yang lebih teratur dan menghindari makan malam hanya tiga jam sebelum tidur guna menjaga kesehatan pencernaan dan kualitas istirahatnya.

Pelajaran Berharga dari Industri K-Pop

Kisah Yuju adalah cermin retak dari industri hallyu yang sering kali menomorduakan kesehatan demi popularitas. Fenomena diet ekstrem bukanlah hal baru, namun pengakuan jujur seperti yang dilakukan Yuju diharapkan bisa membuka mata banyak orang, terutama para penggemar muda, bahwa standar kecantikan yang tidak sehat memiliki konsekuensi yang nyata dan berbahaya.

Penting bagi para agensi dan penggemar untuk memberikan ruang bagi para artis agar mereka bisa berkarya tanpa harus menyiksa diri sendiri. Kesehatan mental dan fisik harus menjadi prioritas utama di atas segalanya. Yuju telah menunjukkan bahwa kecantikan yang sesungguhnya bukan berasal dari angka 45 kg pada timbangan, melainkan dari kesehatan dan kebahagiaan yang terpancar saat ia berdiri di atas panggung menyanyikan lagu-lagu indahnya.

Baca Juga Ramalan Zodiak 6 Mei: Strategi Aries Menghadapi Konflik Baru, Ketangguhan Taurus di Bawah Tekanan, dan Momentum Emas Gemini
Ramalan Zodiak 6 Mei: Strategi Aries Menghadapi Konflik Baru, Ketangguhan Taurus di Bawah Tekanan, dan Momentum Emas Gemini

Semoga perjalanan pahit Yuju menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih mencintai diri sendiri dan tidak terjebak dalam ekspektasi semu yang bisa merusak jiwa dan raga. Dukungan penuh kini mengalir bagi Yuju agar ia tetap sehat dan terus berkarya sebagai salah satu vokalis terbaik di generasinya.

Siti Maemunah

Siti Maemunah

Kreator konten gaya hidup yang berdedikasi mengulas tren fashion dan tips keseharian di kategori Zona Wolipop.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *