Duka Mendalam Istana Thailand: Kondisi Putri Bajrakitiyabha Kritis Setelah Tiga Tahun Berjuang dalam Koma

Siti Maemunah | ZonaKabar
21 Mei 2026, 21:44 WIB
Duka Mendalam Istana Thailand: Kondisi Putri Bajrakitiyabha Kritis Setelah Tiga Tahun Berjuang dalam Koma

ZonaKabar — Kabar memilukan kembali datang dari balik tembok megah Istana Kerajaan Thailand. Publik kini tengah tertuju pada kondisi kesehatan Putri Bajrakitiyabha Mahidol, atau yang lebih akrab disapa Putri Bha, yang dilaporkan mengalami penurunan drastis. Setelah hampir tiga tahun terbaring dalam kondisi koma akibat gangguan jantung yang fatal, laporan medis terbaru menunjukkan adanya komplikasi serius yang mengancam nyawa sang putri kesayangan rakyat Thailand tersebut.

Pihak istana, melalui pernyataan resminya, mengungkapkan bahwa tim dokter kepresidenan saat ini sedang berjuang keras menghadapi infeksi serius yang menyerang beberapa organ vital sang putri. Kondisi ini diperburuk dengan adanya infeksi pada aliran darah yang membuat stabilitas kesehatan Putri Bha kian merapuh. Sebagai sosok yang diproyeksikan sebagai salah satu pilar masa depan keluarga kerajaan Thailand, kabar ini tentu memicu gelombang simpati dan doa dari seluruh pelosok negeri.

Kondisi Medis yang Kian Mengkhawatirkan

Tim medis yang menangani Putri Bha di King Chulalongkorn Memorial Hospital, Bangkok, menyatakan bahwa mereka telah mengintensifkan pemberian antibiotik dosis tinggi untuk melawan infeksi bakteri di aliran darahnya. Selain itu, tim dokter juga harus menggunakan berbagai jenis obat-obatan guna menjaga agar tekanan darah sang putri tetap berada dalam ambang batas stabil. Situasi ini menggambarkan betapa kritisnya perjuangan yang sedang dilalui oleh putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn tersebut.

Baca Juga Kisah Haru di Guangdong: Kehadiran Sang Adik Menjadi Jembatan Hidup bagi Kakak yang Berjuang Melawan Thalassemia
Kisah Haru di Guangdong: Kehadiran Sang Adik Menjadi Jembatan Hidup bagi Kakak yang Berjuang Melawan Thalassemia

Hingga saat ini, fungsi organ paru-paru dan ginjal Putri Bha sepenuhnya bergantung pada peralatan medis canggih. Tanpa bantuan mesin pendukung kehidupan, sistem tubuhnya tidak lagi mampu bekerja secara mandiri. Meskipun teknologi medis terbaik telah dikerahkan, ketidakpastian mengenai peluang kesembuhannya terus membayangi, mengingat durasi koma yang sudah berlangsung sejak akhir tahun 2022 lalu.

Menelusuri Detik-Detik Insiden Nakhon Ratchasima

Tragedi yang menimpa Putri Bha bermula pada sebuah sore yang tenang di bulan Desember 2022. Saat itu, sang putri yang dikenal sangat menyukai olahraga dan kegiatan luar ruangan tengah berada di Nakhon Ratchasima untuk melatih anjing militer miliknya. Rencananya, ia akan mengikutsertakan anjing-anjing tersebut dalam kompetisi Thailand Working Dog Championship yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Thailand.

Namun, di tengah sesi latihan, Putri Bha tiba-tiba jatuh pingsan dan kehilangan kesadaran secara mendadak. Investigasi medis awal mengungkapkan bahwa ia mengalami gangguan irama jantung yang parah, yang mengakibatkan aliran oksigen ke otak dan organ lainnya terhenti seketika. Pertolongan pertama segera diberikan di rumah sakit setempat sebelum akhirnya ia diterbangkan dengan helikopter medis menuju Bangkok dalam kondisi kritis. Sejak saat itu, wajah ceria sang putri tidak pernah lagi terlihat di hadapan publik, meninggalkan ruang hampa dalam berbagai acara kenegaraan.

Baca Juga Kebenaran di Balik Tragedi: Skandal Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron Terbukti Rekayasa Digital
Kebenaran di Balik Tragedi: Skandal Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron Terbukti Rekayasa Digital

Putri Bha: Intelektual Muda dan Pejuang Kemanusiaan

Kehilangan sosok Putri Bha dalam tugas-tugas kerajaan sangat dirasakan dampaknya. Di mata rakyat Thailand dan komunitas internasional, ia bukan sekadar anggota monarki Thailand biasa. Putri Bha adalah seorang intelektual yang memiliki rekam jejak akademis gemilang. Ia merupakan lulusan hukum dari Universitas Cornell, Amerika Serikat, dan memiliki pemahaman mendalam mengenai hubungan internasional.

Dedikasinya terhadap kemanusiaan terbukti melalui perannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Putri Bha pernah menjabat sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria, Slovakia, dan Slovenia, di mana ia banyak belajar mengenai sistem hukum global. Namun, kontribusinya yang paling monumental adalah ketika ia memperjuangkan hak-hak narapidana perempuan. Melalui advokasinya, lahir sebuah pedoman internasional yang dikenal sebagai ‘Bangkok Rules’ pada tahun 2010.

Aturan tersebut menjadi standar global PBB dalam memperlakukan tahanan wanita, memastikan mereka mendapatkan perawatan kesehatan yang layak, perlindungan dari kekerasan, serta mempertimbangkan hukuman non-penjara bagi wanita yang memiliki tanggung jawab pengasuhan anak. Semangatnya dalam isu hak asasi manusia menjadikan dirinya sebagai sosok diplomat yang sangat dihormati di panggung dunia.

Baca Juga 7 Drama China Historical Romance Paling Bikin Baper: Intrik Kerajaan dan Romansa Epik yang Wajib Masuk Watchlist
7 Drama China Historical Romance Paling Bikin Baper: Intrik Kerajaan dan Romansa Epik yang Wajib Masuk Watchlist

Teka-Teki Suksesi Takhta di Kerajaan Gajah Putih

Kondisi kesehatan Putri Bha yang kian memburuk juga membawa implikasi besar terhadap peta suksesi takhta Thailand. Sebelum jatuh sakit, ia disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk meneruskan kepemimpinan Raja Rama X. Meskipun secara tradisional kerajaan lebih mengutamakan garis keturunan laki-laki, kapabilitas diplomatik dan kepemimpinan yang dimiliki Putri Bha membuatnya dianggap sebagai sosok yang paling siap memimpin monarki di era modern.

Hingga detik ini, Raja Maha Vajiralongkorn belum memberikan pengumuman resmi mengenai siapa yang akan ditunjuk sebagai pewaris takhta selanjutnya. Dengan kondisi Putri Bha yang masih berjuang di ruang ICU, stabilitas jangka panjang suksesi kerajaan menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan pengamat politik Asia Tenggara. Ketidakhadiran sosok pemersatu seperti Putri Bha di lingkaran dalam istana menciptakan tantangan tersendiri bagi masa depan kerajaan.

Harapan dan Doa Rakyat yang Tak Pernah Putus

Di luar dinding rumah sakit, rakyat Thailand terus menunjukkan kecintaan mereka kepada sang putri. Kuil-kuil di seluruh Bangkok dipenuhi oleh warga yang memanjatkan doa demi kesembuhan Putri Bha. Foto-fotonya yang sedang tersenyum dipajang di berbagai sudut kota sebagai simbol harapan bahwa keajaiban medis masih mungkin terjadi.

Baca Juga Sinopsis Shark Bait: Teror Hiu Ganas Menanti di Bioskop Trans TV Malam Ini
Sinopsis Shark Bait: Teror Hiu Ganas Menanti di Bioskop Trans TV Malam Ini

Bagi banyak orang, Putri Bha adalah representasi dari wajah monarki yang modern, berpendidikan, dan peduli pada rakyat kecil. Penurunan kondisinya saat ini bukan hanya menjadi duka bagi keluarga besar kerajaan, tetapi juga kehilangan besar bagi kemajuan isu-isu sosial di Thailand yang selama ini ia kawal dengan gigih. Dunia kini hanya bisa menunggu dan berharap ada titik terang dari perkembangan kesehatan Putri Bajrakitiyabha di masa-masa kritis ini.

Setiap perkembangan terbaru mengenai kondisi kesehatan sang putri akan terus dipantau secara ketat. Istana berkomitmen untuk memberikan informasi secara transparan kepada publik, meskipun suasana duka dan keprihatinan mendalam sulit untuk disembunyikan. Kini, Thailand hanya bisa bersatu dalam doa, menanti kabar baik dari tim dokter yang tengah berpacu dengan waktu.

Siti Maemunah

Siti Maemunah

Kreator konten gaya hidup yang berdedikasi mengulas tren fashion dan tips keseharian di kategori Zona Wolipop.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *