Brad Pitt dan Ines de Ramon: Mengapa Pernikahan Bukan Lagi Prioritas Sang Aktor?

Siti Maemunah | ZonaKabar
26 Mei 2026, 19:40 WIB
Brad Pitt dan Ines de Ramon: Mengapa Pernikahan Bukan Lagi Prioritas Sang Aktor?

ZonaKabar — Di balik gemerlap lampu sorot Hollywood dan senyum karismatik yang tetap awet di usianya yang menginjak 62 tahun, Brad Pitt tampaknya sedang menikmati babak baru dalam hidupnya yang lebih tenang. Kehadiran Ines de Ramon, desainer perhiasan berbakat yang terpaut usia 29 tahun lebih muda darinya, disebut-sebut sebagai oase di tengah gurun emosional yang dialami Pitt selama beberapa tahun terakhir. Namun, meski kemesraan mereka semakin sering terlihat di ruang publik, sebuah pertanyaan besar menyeruak: Mengapa Brad Pitt tak kunjung meresmikan hubungan ini ke jenjang pernikahan?

Hubungan yang dimulai sejak tahun 2022 ini awalnya dianggap sebagai romansa singkat biasa. Namun, waktu membuktikan bahwa Ines de Ramon adalah sosok yang mampu memberikan kedamaian yang selama ini dicari oleh sang bintang film ‘F1’ tersebut. Sayangnya, bagi penggemar yang mengharapkan adanya pesta pernikahan megah, kabar terbaru justru menunjukkan arah yang berbeda. Trauma masa lalu dan konflik berkepanjangan dengan mantan istrinya, Angelina Jolie, disinyalir menjadi penghalang utama bagi Pitt untuk kembali mengucapkan janji suci.

Baca Juga Fenomena Jennie BLACKPINK: Transformasi Menjadi CEO dan Rahasia Pendapatan Rp 260 Miliar Usai Lepas dari YG Entertainment
Fenomena Jennie BLACKPINK: Transformasi Menjadi CEO dan Rahasia Pendapatan Rp 260 Miliar Usai Lepas dari YG Entertainment

Kedamaian di Tengah Perbedaan Usia yang Mencolok

Jarak usia hampir tiga dekade ternyata bukan masalah bagi pasangan ini. Ines de Ramon, yang kini berusia 33 tahun, dikenal dengan karakternya yang santai dan tidak haus akan perhatian media. Hal inilah yang kabarnya membuat Pitt merasa sangat nyaman. Seorang sumber internal mengungkapkan bahwa Pitt sangat menghargai dukungan yang diberikan Ines, terutama saat ia harus menghadapi berbagai tekanan hukum dan masalah keluarga yang tak kunjung usai.

Bagi Brad Pitt, Ines bukan sekadar kekasih, melainkan pelindung emosional. Setelah melewati masa-masa kelam akibat perpisahan yang sangat publik dan penuh drama, kehadiran sosok yang tidak memberikan tekanan tambahan adalah sebuah kemewahan. Meski demikian, sumber tersebut menegaskan bahwa meski mereka sangat bahagia, tidak ada rencana untuk terburu-buru menuju pelaminan atau bahkan menambah anggota keluarga baru. Kehidupan yang mereka jalani saat ini dianggap sudah cukup memberikan kepuasan bagi Pitt.

Bayang-Bayang Trauma Perceraian dengan Angelina Jolie

Keputusan Brad Pitt untuk tidak menikah lagi tidak datang dari ruang hampa. Berita Hollywood selama satu dekade terakhir didominasi oleh perseteruan sengit antara Pitt dan Jolie. Sejak resmi berpisah pada tahun 2016, keduanya terjebak dalam pusaran hukum yang melelahkan. Perselisihan ini bukan hanya soal hak asuh anak, tetapi juga merembet ke urusan bisnis, seperti sengketa kepemilikan perkebunan anggur mewah mereka di Prancis, Château Miraval.

Baca Juga Lingkaran Setan Mantan Toksik: Cara Menghadapi Sahabat yang ‘Bebal’ Tanpa Menguras Kewarasan Anda
Lingkaran Setan Mantan Toksik: Cara Menghadapi Sahabat yang ‘Bebal’ Tanpa Menguras Kewarasan Anda

Luka yang ditinggalkan oleh perceraian tersebut tampaknya terlalu dalam untuk disembuhkan sepenuhnya. Pitt dikabarkan enggan untuk kembali terikat dalam kontrak hukum pernikahan yang bisa berakhir dengan drama serupa. Baginya, komitmen tidak selalu harus dibuktikan dengan selembar kertas, terutama jika hal itu berisiko mengulangi trauma yang menghancurkan kesehatan mentalnya selama bertahun-tahun. Hubungan dengan Ines dipandang sebagai cara Pitt untuk menikmati hidup tanpa beban formalitas yang memberatkan.

Keterasingan dari Anak-Anak: Luka Paling Dalam

Hal yang paling menghancurkan hati Brad Pitt bukanlah kehilangan harta atau reputasi, melainkan jarak yang semakin lebar antara dirinya dengan keenam anaknya. Maddox (24), Pax (22), Zahara (21), Shiloh (19), serta si kembar Knox dan Vivienne (17), dikabarkan semakin menjauh dari sang ayah. Pitt merasa bahwa ada upaya sistematis dari pihak mantan istrinya untuk memisahkan dirinya dari anak-anak tersebut.

“Antagonisme yang terjadi sangatlah besar,” ujar seorang sumber yang dekat dengan sang aktor. Keterasingan ini bukan sekadar isu belaka, melainkan kenyataan pahit yang harus dihadapi Pitt setiap hari. Di usianya yang sudah memasuki kepala enam, Pitt sebenarnya sangat mendambakan kehadiran anak-anaknya di sisinya. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa ia kini hampir sepenuhnya terasing dari kehidupan mereka, sebuah situasi yang ia gambarkan sebagai sesuatu yang sangat menghancurkan.

Baca Juga Kalyce Aesthetic Clinic: Menghadirkan Standar Baru Estetika Modern dan Bedah Plastik Premium di Jakarta
Kalyce Aesthetic Clinic: Menghadirkan Standar Baru Estetika Modern dan Bedah Plastik Premium di Jakarta

Momen Wisuda Zahara dan Penghapusan Nama Belakang

Salah satu bukti nyata dari keretakan hubungan ayah-anak ini terlihat pada acara wisuda Zahara dari Spelman College baru-baru ini. Brad Pitt tidak terlihat hadir dalam momen bersejarah tersebut. Lebih menyakitkan lagi, laporan menyebutkan bahwa Pitt bahkan tidak menghubungi putrinya sebelum acara wisuda dimulai. Namun, pembelaan datang dari pihak Pitt, yang mengklaim bahwa sang aktor merasa tidak diinginkan kehadirannya di sana.

Zahara sendiri secara simbolis telah menunjukkan posisinya. Saat berjalan di panggung untuk menerima ijazah Sarjana Seni, ia memperkenalkan dirinya sebagai Zahara Marley Jolie, secara resmi menanggalkan nama belakang ‘Pitt’. Langkah ini dianggap sebagai pernyataan tegas mengenai hubungan mereka. Bagi orang-orang terdekat Pitt, hal ini sangat disayangkan karena perayaan prestasi seorang anak seharusnya tidak dinodai dengan aksi yang menyerang sang ayah yang sudah terpisah dari keluarganya.

Memilih Jalan Sunyi dan Bahagia Bersama Ines

Dengan segala kerumitan keluarga yang ada, masuk akal jika Brad Pitt memilih untuk menjaga hubungannya dengan Ines de Ramon tetap sederhana. Menikah lagi berarti membuka peluang bagi konflik baru yang bisa melibatkan hukum dan media secara lebih intens. Saat ini, Pitt lebih memilih untuk fokus pada kariernya dan menikmati setiap momen bersama Ines tanpa perlu membuktikan apapun kepada dunia.

Baca Juga Inovasi Senyum Cemerlang: Citra Kirana Resmi Ditunjuk Sebagai Brand Ambassador METOO Indonesia
Inovasi Senyum Cemerlang: Citra Kirana Resmi Ditunjuk Sebagai Brand Ambassador METOO Indonesia

Kisah cinta Brad Pitt dan Ines de Ramon memberikan kita perspektif baru tentang hubungan di masa tua. Terkadang, kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam kemegahan pesta pernikahan atau penambahan anggota keluarga baru, melainkan dalam ketenangan yang datang dari pengertian dan dukungan tanpa syarat. Bagi Pitt, Ines adalah pelabuhan terakhir yang tenang setelah badai yang berkepanjangan, meski pelabuhan itu mungkin tidak akan pernah diresmikan dalam ikatan pernikahan yang formal.

Melihat perkembangan ini, publik sepertinya harus terbiasa melihat Brad Pitt dan Ines de Ramon sebagai pasangan yang berkomitmen tanpa status suami-istri. Fokus Pitt saat ini adalah menyembuhkan luka lama dan mencoba membangun kembali jembatan yang runtuh dengan anak-anaknya, jika kesempatan itu masih ada. Di tengah kompleksitas perceraian artis yang paling banyak dibahas di abad ini, Brad Pitt memilih untuk tetap berdiri tegak, meski dengan hati yang mungkin masih tertatih-tatih.

Siti Maemunah

Siti Maemunah

Kreator konten gaya hidup yang berdedikasi mengulas tren fashion dan tips keseharian di kategori Zona Wolipop.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *