Polemik di Aspal Monte Carlo: Sikap Dingin Kim Kardashian Terhadap Martin Brundle Tuai Kritik Pedas

Siti Maemunah | ZonaKabar
08 Jun 2026, 13:40 WIB
Polemik di Aspal Monte Carlo: Sikap Dingin Kim Kardashian Terhadap Martin Brundle Tuai Kritik Pedas

ZonaKabar — Gemerlap sirkuit jalan raya Monte Carlo selalu menjanjikan lebih dari sekadar adu kecepatan jet darat. Di balik raungan mesin V6 turbo hibrida, ajang Formula One Grand Prix Monako 2026 baru-baru ini menjadi panggung bagi drama yang melibatkan salah satu tokoh paling berpengaruh di jagat hiburan global, Kim Kardashian. Alih-alih mendapatkan pujian atas penampilannya yang memukau, pendiri Skims ini justru pulang membawa tumpukan kritik pedas akibat perilakunya yang dianggap kurang pantas di area komersial paling eksklusif di dunia olahraga, yaitu grid balapan.

Kehadiran Kim Kardashian di F1 GP Monako kali ini memang bukan tanpa alasan. Kabar yang berembus kencang menyebutkan bahwa kehadirannya adalah untuk memberikan dukungan moral secara langsung kepada sang kekasih, juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton. Namun, di tengah sorotan kamera yang membidik setiap gerak-geriknya, sebuah insiden canggung dengan reporter legendaris Sky Sports, Martin Brundle, memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar balap dan netizen di seluruh dunia.

Insiden Canggung di Grid Balapan yang Menjadi Viral

Bagi para penggemar setia Formula 1, sesi grid walk yang dipandu oleh Martin Brundle adalah salah satu bagian yang paling dinantikan sebelum lampu hijau menyala. Brundle, yang merupakan mantan pembalap, dikenal dengan gaya wawancaranya yang spontan, tanpa naskah, dan terkadang sedikit memaksa demi mendapatkan komentar dari para pesohor yang memadati lintasan. Namun, apa yang terjadi saat ia mendekati rombongan keluarga Kardashian justru menyisakan rasa hambar bagi para penonton televisi.

Baca Juga Rahasia di Balik Bau Badan yang Tetap Muncul Meski Sudah Mandi dan Pakai Deodoran: Panduan Lengkap
Rahasia di Balik Bau Badan yang Tetap Muncul Meski Sudah Mandi dan Pakai Deodoran: Panduan Lengkap

Dalam cuplikan video yang kini tersebar luas di media sosial, terlihat Brundle dengan sopan mendekati Kim yang saat itu didampingi oleh adiknya, Khloe Kardashian. Sang reporter mencoba membuka percakapan dengan pertanyaan standar mengenai kesan mereka terhadap atmosfer balapan di Monako hari itu. Namun, alih-alih memberikan jawaban ramah atau sekadar senyuman tipis, Kim Kardashian tampak membuang muka dan mengabaikan kehadiran Brundle sepenuhnya. Ia terlihat hanya melambaikan tangan dengan gestur minimalis sebelum akhirnya berpaling kepada asisten atau petugas keamanan yang berada di dekatnya.

“Biasanya, orang-orang akan mengobrol sebentar dengan kami. Apakah kami menikmati F1?” tanya Brundle dengan nada yang masih berusaha profesional. Namun, respons dingin dari sang sosialita tersebut membuat Brundle akhirnya menyerah. Dengan nada sedikit kecewa namun tetap jenaka khas dirinya, ia bergumam ke arah kamera, “Jadi, kita tidak akan mengobrol hari ini,” sebuah kalimat yang langsung menjadi kutipan viral di platform X (dahulu Twitter).

Gelombang Kritik: ‘Kurang Berkelas’ dan ‘Tidak Sopan’

Reaksi publik tidak menunggu lama untuk meledak. Banyak pihak yang menyayangkan sikap Kim Kardashian yang dianggap tidak menghargai institusi penyiaran dan sejarah panjang Martin Brundle di dunia balap. Sebagian besar netizen berpendapat bahwa jika seseorang memutuskan untuk berada di grid—area yang sangat terbatas dan penuh dengan jurnalis—maka setidaknya mereka harus siap untuk memberikan interaksi singkat sebagai bentuk kesopanan dasar.

Baca Juga Sinopsis Honest Thief: Ketika Sang Perampok Ulung Berusaha Menebus Dosa Demi Cinta di Bioskop Trans TV
Sinopsis Honest Thief: Ketika Sang Perampok Ulung Berusaha Menebus Dosa Demi Cinta di Bioskop Trans TV

“Betapa tidak sopannya Kim Kardashian? Brundle ada di sana untuk menjalankan tugasnya, dan dia malah melirik orang lain seolah-olah Brundle tidak layak untuk diajak bicara. Sungguh pemandangan yang menyedihkan,” tulis salah satu pengguna media sosial yang merasa geram. Sentimen serupa juga datang dari penggemar balap lainnya yang menganggap kehadiran selebriti papan atas terkadang hanya menjadi gangguan jika mereka tidak memahami etika di lingkungan balap mobil.

Kritik tersebut bahkan merembet pada tuntutan agar pihak penyelenggara F1 lebih selektif dalam memberikan akses grid kepada selebriti. Beberapa pihak menyarankan bahwa jika seorang tamu tidak bersedia diwawancarai oleh pemegang hak siar resmi, maka mereka tidak seharusnya diizinkan berjalan di area tersebut. “Beberapa ‘selebriti’ perlu bersikap lebih dewasa. Martin Brundle adalah bagian dari sejarah olahraga ini, dan mengabaikannya adalah tanda kurangnya kelas,” tambah komentar pedas lainnya.

Pembelaan di Tengah Badai: Hak Privasi dan Agenda Media

Meskipun arus kritik begitu deras, tidak sedikit pula penggemar setia Kim Kardashian yang memberikan pembelaan. Mereka berargumen bahwa status Kim sebagai pasangan dari salah satu pembalap—atau yang sering disebut sebagai WAGs (Wives and Girlfriends)—seharusnya memberinya hak untuk tetap menjaga privasi tanpa harus dipaksa tampil di depan kamera setiap saat.

Baca Juga Ramalan Zodiak Cinta 27 April: Navigasi Hati Menuju Harmoni dan Menghindari Badai Ego
Ramalan Zodiak Cinta 27 April: Navigasi Hati Menuju Harmoni dan Menghindari Badai Ego

Beberapa pendukung setia Kim juga menuding bahwa Martin Brundle memiliki agenda tertentu untuk menciptakan drama, terutama mengingat hubungan kompleks sang reporter dengan Lewis Hamilton di masa lalu. “Dia tahu Kim tidak ingin berbicara. Petugas keamanan sudah ada di sana untuk menghalangi, tapi dia sengaja mendekat untuk menciptakan momen canggung demi rating. Ini adalah tindakan yang sengaja memancing reaksi negatif,” tulis seorang pembela di kolom komentar.

Argumen ini didasarkan pada fakta bahwa tekanan di grid sebelum balapan dimulai sangatlah tinggi. Bagi para pasangan pembalap, momen tersebut seringkali dipenuhi dengan kecemasan dan fokus untuk memberikan dukungan, bukan untuk melakukan wawancara hiburan. Kim, dalam hal ini, dianggap hanya berusaha untuk tetap tenang dan mendampingi Lewis Hamilton tanpa ingin terdistraksi oleh pertanyaan media.

Kehadiran Khloe Kardashian dan Nuansa Keluarga

Di balik ketegangan tersebut, kehadiran Khloe Kardashian juga tak luput dari perhatian. Berbeda dengan kakaknya yang menjadi pusat kontroversi, Khloe tampak lebih banyak mengamati situasi di sekelilingnya. Keduanya tampil dengan gaya yang sangat modis, membawa nuansa Hollywood ke pelabuhan mewah Monako. Penampilan mereka memang konsisten dengan citra keluarga Kardashian yang selalu menjadi magnet bagi fotografer, namun kali ini, substansi perilaku mereka tampaknya lebih banyak diperdebatkan daripada pilihan busana mereka.

Baca Juga Melangkah di 2026: 7 Rekomendasi Sneakers Desainer Paling Ikonik dan Stylish untuk Tampilan Eksklusif
Melangkah di 2026: 7 Rekomendasi Sneakers Desainer Paling Ikonik dan Stylish untuk Tampilan Eksklusif

Sebagai bintang dari acara ‘Keeping Up with The Kardashians’ dan kini ‘The Kardashians’, Kim sebenarnya sudah sangat terbiasa dengan sorotan kamera. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa heran mengapa ia begitu enggan berbicara dengan Brundle. Apakah ini merupakan strategi branding baru yang lebih tertutup, ataukah memang ada ketegangan yang tidak terlihat di balik layar?

Persimpangan Budaya Pop dan Olahraga Elit

Fenomena ini sebenarnya mencerminkan pergeseran yang lebih besar dalam ekosistem Formula 1 sejak kepemilikan oleh Liberty Media. Olahraga ini kini lebih terbuka terhadap pengaruh budaya populer, mengundang lebih banyak bintang Hollywood, musisi, dan influencer untuk meningkatkan daya tarik global. Namun, benturan antara nilai-nilai tradisional olahraga balap dengan gaya hidup selebriti papan atas seringkali menciptakan percikan seperti yang terjadi pada Kim Kardashian.

Interaksi antara Martin Brundle dan selebriti global di grid telah menjadi subgenre hiburan tersendiri. Dari kegagalan wawancara dengan Megan Thee Stallion hingga momen aneh dengan Cara Delevingne, Brundle seolah menjadi penguji apakah seorang bintang benar-benar menghargai olahraga tersebut atau hanya sekadar datang untuk kebutuhan konten media sosial.

Baca Juga Nick Jonas Bongkar Rahasia Kulit Sehat: Intip 9 Tahap Ritual Skincare yang Bikin Wajah Selalu Segar
Nick Jonas Bongkar Rahasia Kulit Sehat: Intip 9 Tahap Ritual Skincare yang Bikin Wajah Selalu Segar

Pada akhirnya, kejadian di GP Monako 2026 ini menambah daftar panjang kontroversi kehadiran keluarga Kardashian di acara-acara besar. Bagi sebagian orang, Kim tetaplah ratu media sosial yang berhak mengatur komunikasinya. Namun bagi pecinta balap sejati, apa yang dilakukannya terhadap Martin Brundle akan selalu diingat sebagai momen di mana kemewahan Hollywood gagal bersinergi dengan sportivitas dan rasa hormat yang menjadi akar dari Formula 1. Bagaimana menurut Anda? Apakah Kim Kardashian hanya sekadar melindungi privasinya, ataukah ia memang telah melampaui batas kesopanan di rumah orang lain?

Siti Maemunah

Siti Maemunah

Kreator konten gaya hidup yang berdedikasi mengulas tren fashion dan tips keseharian di kategori Zona Wolipop.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *