Rahasia Kepercayaan Diri Sabrina Chairunnisa: Mengapa ‘Bad Hair Day’ Lebih Menakutkan daripada Tampil Tanpa Makeup?
ZonaKabar — Dalam dunia yang menuntut kesempurnaan visual, setiap figur publik memiliki standar kecantikan dan kenyamanan yang berbeda-beda. Namun, bagi aktris dan model ternama Sabrina Chairunnisa, ada satu elemen yang mutlak tidak boleh dikompromikan saat ia melangkah keluar pintu rumah: rambut. Istri dari Deddy Corbuzier ini mengungkapkan sebuah perspektif unik mengenai kepercayaan diri yang mungkin terdengar tidak biasa bagi sebagian wanita, namun memiliki makna mendalam bagi seorang profesional di industri kecantikan.
Bagi Sabrina, pilihan antara tampil dengan wajah polos tanpa riasan (bareface) atau menghadapi hari dengan rambut yang berantakan (bad hair day) adalah pilihan yang mudah. Ia dengan tegas memilih untuk tidak menggunakan makeup sama sekali asalkan rambutnya tertata dengan sempurna. Baginya, rambut bukan sekadar pelengkap penampilan atau sentuhan akhir, melainkan sebuah fondasi utama dari sebuah kehadiran atau presence yang kuat.
Filosofi ‘Everyday is a Runway’ dalam Keseharian
Menjadi seorang influencer dan beauty enthusiast papan atas membuat Sabrina Chairunnisa selalu berada di bawah sorotan kamera. Saat menghadiri acara premiere film legendaris The Devil Wears Prada 2 yang berkolaborasi dengan brand perawatan rambut internasional TRESemmé baru-baru ini, ia membagikan sebuah prinsip hidup yang menarik. Sabrina mengingatkan para wanita bahwa setiap hari adalah panggung untuk menunjukkan versi terbaik dari diri sendiri.
“Everyday is a runway,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Kalimat ini bukan sekadar slogan baginya, melainkan sebuah kewajiban untuk selalu tampil rapi dan profesional. Menurut pantauan tim ZonaKabar di lokasi acara yang bertempat di Gandaria City XXI Jakarta, Sabrina menekankan bahwa melakukan styling rambut bukanlah sesuatu yang hanya dilakukan saat akan menghadiri acara formal atau pesta besar saja.
Rambut Sebagai Penentu Karakter dan Mood
Sabrina menyadari betul adanya perbedaan energi dan aura ketika ia keluar rumah dengan rambut yang tertata paripurna dibandingkan dengan rambut yang sekadarnya. Ada transformasi psikologis yang terjadi saat seseorang merasa penampilannya ‘layak’ untuk dilihat publik. Hal ini berkaitan erat dengan cara seseorang membawa dirinya di hadapan orang lain.
“Semua berawal dari hal kecil seperti rambut. Ketika kita terlihat presentable, tidak harus ada acara spesial pun rasanya sudah berbeda. Rasanya seperti bukan Sabrina yang sedang santai di rumah; itu adalah dua pribadi yang berbeda dalam hal kesiapan mental,” ungkap wanita yang mengawali karirnya sebagai pemenang ajang pencarian bakat ini.
Kerapian rambut memberikan rasa kendali dan otoritas pada diri sendiri. Dalam konteks psikologi penampilan, ketika seseorang merasa puas dengan apa yang dilihatnya di cermin, hormon endorfin akan meningkat, yang pada gilirannya mendongkrak rasa percaya diri untuk menghadapi tantangan hari tersebut.
Dibalik Rambut Indah: Extraordinary Care yang Konsisten
Namun, penampilan yang tampak effortless di depan kamera tentu tidak didapatkan secara instan. Sabrina menegaskan bahwa kebiasaan melakukan styling—seperti mencatok, mengeriting, atau menggunakan produk penata rambut—harus selalu diimbangi dengan perawatan yang ekstra agar kesehatan batang rambut tetap terjaga. Tanpa nutrisi yang tepat, rambut akan mudah rusak, kering, dan kehilangan kilau alaminya.
“Di balik semua styling itu, ada extraordinary care untuk rambutku. Aku punya rutinitas perawatan khusus karena aku benar-benar tidak bisa keluar rumah jika rambutku tidak rapi,” tambahnya. Sebagai Brand Ambassador TRESemmé, Sabrina menunjukkan komitmennya bahwa kecantikan rambut harus dimulai dari kesehatan akarnya. Perawatan rambut yang konsisten adalah investasi jangka panjang bagi setiap wanita yang ingin mempertahankan mahkotanya tetap indah meski sering terkena suhu panas alat penata rambut.
Rekam Jejak Karir: Dari Idola Cilik Hingga Ikon Fashion
Melihat kesuksesan Sabrina saat ini, penting untuk menilik kembali perjalanan panjangnya di dunia hiburan tanah air. Perjalanan kariernya dimulai dari langkah kecil sebagai pemenang ajang Idola Cilik Remaja Indonesia. Pengalaman masa kecil inilah yang membentuk kedisiplinannya dalam bekerja dan menjaga citra diri. Namanya semakin melambung saat ia memerankan karakter Brenda dalam sinetron populer Kepompong pada tahun 2008, sebuah tayangan yang menjadi ikon remaja di masanya.
Tidak berhenti di dunia akting, Sabrina terus mengeksplorasi potensinya. Pada tahun 2011, ia mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam ajang kontes kecantikan paling bergengsi di tanah air, Puteri Indonesia. Berkat kecerdasan, bakat, dan penampilannya yang menawan, ia berhasil meraih posisi 3rd Runner Up. Prestasi ini menjadi batu loncatan besar yang membawanya menjadi salah satu konten kreator paling berpengaruh di bidang fashion dan lifestyle melalui akun Instagram pribadinya, @sabrinachairunnisa_.
Melangkah ke Kancah Internasional
Dedikasi Sabrina terhadap profesinya membawanya terbang melintasi benua. Sebagai bagian dari perannya dengan TRESemmé, ia diketahui bertolak ke New York sesaat setelah menghadiri acara premiere di Jakarta. Perjalanan ini bukan sekadar liburan, melainkan bagian dari keterlibatannya dalam tren mode global. Pengikutnya di media sosial disuguhi berbagai konten inspiratif yang menunjukkan bagaimana ia tetap tampil modis di tengah hiruk-pikuk kota New York dengan rambut yang selalu on point.
Rencananya, Sabrina akan kembali ke Jakarta pada bulan Mei ini untuk melanjutkan berbagai proyek kolaborasi lainnya. Kisah Sabrina memberikan pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa kecantikan sejati dimulai dari bagaimana kita menghargai diri sendiri melalui detail-detail kecil yang sering terlupakan, seperti kerapian rambut. Dengan rambut yang tertata, siapapun bisa merasa seperti sedang berjalan di atas runway kehidupan mereka sendiri.
Ingin mendapatkan tips lebih lanjut mengenai gaya hidup dan kecantikan para selebriti? Tetap pantau ZonaKabar untuk informasi terkini dan mendalam lainnya.