Polemik Busana Lingerie KATSEYE di Poster ‘Wildworld Tour’, Usia Yoonchae Jadi Perbincangan Hangat

Siti Maemunah | ZonaKabar
17 Mei 2026, 21:58 WIB
Polemik Busana Lingerie KATSEYE di Poster 'Wildworld Tour', Usia Yoonchae Jadi Perbincangan Hangat

ZonaKabar — Dunia hiburan global kembali diguncang oleh kabar terbaru dari girl group sensasional KATSEYE. Grup yang lahir dari kolaborasi ambisius antara HYBE dan Geffen Records ini baru saja mengumumkan jadwal tur dunia mereka yang bertajuk ‘Wildworld Tour’. Namun, bukannya sambutan hangat yang didapat, unggahan poster promosi tur tersebut justru memicu gelombang perdebatan sengit di kalangan netizen, terutama di Korea Selatan. Sorotan utama tertuju pada pilihan busana para personel yang dianggap terlalu berani dan vulgar untuk citra sebuah grup yang masih memiliki anggota di bawah umur menurut standar tertentu.

Evolusi Visual KATSEYE yang Memancing Perdebatan

Setelah meraup kesuksesan besar melalui rangkaian ‘The Beautiful Chaos Tour’, KATSEYE seolah ingin menunjukkan transformasi yang lebih matang dalam era baru mereka. Melalui poster ‘Wildworld Tour’ yang dirilis pada Rabu (13/5/2026), kelima personel yang terdiri dari Sophia, Daniela, Lara, Megan, dan Yoonchae tampil dengan konsep visual yang sangat kontras dibandingkan penampilan mereka sebelumnya. Mereka terlihat mengenakan busana minim yang menyerupai lingerie, sebuah pilihan gaya yang langsung memantik reaksi beragam dari publik.

Baca Juga Sinopsis Rambo: Last Blood, Misi Balas Dendam Berdarah Sang Veteran di Bioskop Trans TV
Sinopsis Rambo: Last Blood, Misi Balas Dendam Berdarah Sang Veteran di Bioskop Trans TV

Bagi sebagian penggemar internasional, gaya ini mungkin dianggap sebagai bentuk ekspresi seni dan upaya untuk menyesuaikan diri dengan pasar musik Barat yang cenderung lebih liberal. Namun, bagi komunitas netizen Korea, visual tersebut dianggap melampaui batas kewajaran. Banyak yang menilai bahwa estetika yang diusung dalam poster tersebut memberikan kesan yang terlalu provokatif dan tidak selaras dengan identitas grup yang sebelumnya dikenal enerjik namun tetap dalam koridor estetika pop yang dapat diterima semua kalangan.

Sorotan Tajam pada Yoonchae: Batasan Usia dan Etika Busana

Salah satu poin paling krusial yang memicu kemarahan netizen adalah keterlibatan Yoonchae, personel termuda atau maknae dalam grup tersebut. Yoonchae diketahui baru saja menginjak usia legal 18 tahun, sebuah usia yang dianggap masih sangat transisi dalam industri hiburan. Sementara rekan-rekannya yang lain berada di rentang usia 20 hingga 23 tahun, penampilan Yoonchae dalam balutan busana yang sangat terbuka dianggap tidak pantas oleh banyak pihak.

“Ini bukan tur lingerie, sebenarnya apa yang ingin mereka tunjukkan?” tulis salah satu netizen di forum komunitas daring Korea dengan nada sinis. Sentimen serupa juga diungkapkan oleh penggemar lain yang merasa bahwa agensi seharusnya lebih bijak dalam menentukan konsep visual untuk anggota yang baru saja memasuki usia dewasa. Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, mengingat industri musik seringkali dikritik karena melakukan seksualisasi terhadap talenta muda demi kepentingan komersial.

Baca Juga Momen Hangat Ulang Tahun Ayah Rozak: Kehadiran Kevin Gusnadi di Samping Ayu Ting Ting Jadi Sorotan Publik
Momen Hangat Ulang Tahun Ayah Rozak: Kehadiran Kevin Gusnadi di Samping Ayu Ting Ting Jadi Sorotan Publik

Benturan Budaya: Standar K-Pop vs Estetika Global

Munculnya kontroversi ini juga membuka ruang diskusi mengenai identitas KATSEYE itu sendiri. Sebagai grup global, KATSEYE memang didesain untuk memiliki daya tarik lintas negara. Dengan personel yang berasal dari berbagai latar belakang budaya seperti Filipina, India, dan Korea Selatan, grup ini seringkali berada di persimpangan antara standar industri K-Pop yang ketat dan pasar Barat yang lebih terbuka.

Beberapa netizen mencoba membela dengan argumen bahwa KATSEYE bukanlah grup K-Pop konvensional. Meski bernaung di bawah payung HYBE, arah artistik mereka lebih condong mengikuti arus utama industri musik Amerika Serikat. Di sana, penggunaan busana yang berani seringkali dipandang sebagai simbol pemberdayaan perempuan dan kepercayaan diri. Perbedaan perspektif budaya inilah yang menciptakan jurang pemisah antara bagaimana poster tersebut diterima di Los Angeles dibandingkan di Seoul.

Namun, perbandingan tetap dilakukan. Netizen menunjuk pada kostum panggung KATSEYE saat melakukan promosi di berbagai program musik Korea yang terlihat jauh lebih tertutup dan elegan. Perubahan drastis menuju gaya yang lebih terbuka di poster tur dunia ini pun dianggap sebagai langkah yang terlalu dipaksakan oleh pihak manajemen untuk menciptakan sensasi.

Baca Juga Revolusi Pendidikan Ala Kim Mu Yeol dalam ‘Teach You a Lesson’: Drakor Netflix yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
Revolusi Pendidikan Ala Kim Mu Yeol dalam ‘Teach You a Lesson’: Drakor Netflix yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Menanti Kehadiran Manon di Tengah Badai Kontroversi

Di tengah hiruk-pikuk mengenai busana, para penggemar juga harus menghadapi kenyataan pahit bahwa tur kali ini akan terasa kurang lengkap. Manon, salah satu personel yang memiliki basis massa cukup besar, dipastikan akan absen dari rangkaian ‘Wildworld Tour’. Keputusan ini diambil karena alasan kesehatan yang mengharuskan Manon untuk menjalani masa hiatus sementara waktu guna pemulihan total.

Ketidakhadiran Manon tentu membawa dinamika baru bagi grup. Keempat personel lainnya kini memikul tanggung jawab lebih besar untuk mempertahankan energi panggung yang biasanya dilengkapi oleh kehadiran Manon. Meski demikian, dukungan dari para fans tetap mengalir deras, berharap agar Manon segera pulih dan bisa kembali bergabung dalam proyek-proyek masa depan KATSEYE.

Jadwal Tur ‘Wildworld’ dan Ekspektasi Penggemar Global

Terlepas dari segala kontroversi yang menyelimuti, antusiasme terhadap ‘Wildworld Tour’ tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Tur ambisius ini dijadwalkan akan menyambangi berbagai negara di Amerika Utara dan Eropa, membuktikan bahwa daya tarik global KATSEYE tetap kuat. Perjalanan panjang mereka akan dimulai di Dublin pada 1 September dan direncanakan akan mencapai puncaknya di Meksiko pada 27 November mendatang.

Baca Juga Sulap Gang Sempit Menjadi Venue Mewah Bak Hotel Bintang Lima: Kreativitas Tanpa Batas di Tegalluar Bandung
Sulap Gang Sempit Menjadi Venue Mewah Bak Hotel Bintang Lima: Kreativitas Tanpa Batas di Tegalluar Bandung

Para pengamat industri musik memprediksi bahwa tur ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi KATSEYE. Apakah mereka mampu membuktikan bahwa bakat dan kualitas musik mereka lebih menonjol daripada sekadar kontroversi gaya busana? Dengan koreografi yang dikenal sangat enerjik dan vokal yang mumpuni, KATSEYE memiliki modal besar untuk membungkam para pengkritik melalui penampilan live yang memukau di atas panggung.

Kesimpulan: Tantangan di Tengah Popularitas

Kontroversi busana lingerie yang menimpa KATSEYE adalah cerminan dari tantangan besar yang dihadapi oleh grup-grup global di era modern. Di satu sisi, mereka dituntut untuk tampil berani dan inovatif guna menarik perhatian pasar internasional yang kompetitif. Di sisi lain, mereka tetap harus menghormati sensitivitas budaya dan menjaga batasan etika, terutama yang berkaitan dengan usia para personelnya.

Bagaimana manajemen HYBE x Geffen Records merespons gelombang kritik ini akan menjadi pelajaran berharga bagi perkembangan industri hiburan ke depan. Bagi KATSEYE, badai ini mungkin hanyalah satu dari sekian banyak rintangan dalam perjalanan mereka menuju puncak dunia. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana mereka akan membawakan ‘Wildworld Tour’ dan apakah mereka mampu memberikan pengalaman musik yang melampaui sekadar perdebatan visual di media sosial.

Baca Juga Gemerlap Dunia ke Keheningan Biara: Kisah Scott-Vincent Borba, Bos e.l.f. Cosmetics yang Melepas Triliunan Rupiah demi Panggilan Tuhan
Gemerlap Dunia ke Keheningan Biara: Kisah Scott-Vincent Borba, Bos e.l.f. Cosmetics yang Melepas Triliunan Rupiah demi Panggilan Tuhan
Siti Maemunah

Siti Maemunah

Kreator konten gaya hidup yang berdedikasi mengulas tren fashion dan tips keseharian di kategori Zona Wolipop.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *