Kabar Terbaru Gus Hilman DPR RI: Berhasil Melewati Masa Kritis Usai Tragedi Kecelakaan Maut di Tol Paspro
ZonaKabar — Sebuah kabar melegakan datang dari ruang perawatan intensif RSUD dr Soetomo Surabaya. Muhammad Hilman Mufidi, atau yang akrab disapa Gus Hilman, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dilaporkan telah berhasil melewati fase kritisnya. Kabar ini menjadi secercah harapan di tengah duka mendalam akibat kecelakaan hebat yang menimpa rombongannya di ruas Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) beberapa waktu lalu.
Titik Terang Pasca Operasi Besar di RSUD dr Soetomo
Ayahanda Gus Hilman, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, memberikan konfirmasi langsung mengenai perkembangan kondisi sang putra. Pria yang akrab disapa Gus Jazilul tersebut mengungkapkan rasa syukurnya karena tim medis telah bekerja dengan sangat cepat dan profesional dalam menangani luka-luka serius yang dialami Gus Hilman.
“Alhamdulillah, saat ini Hilman sudah berhasil melewati fase kritis. Kabar ini tentu menjadi kekuatan bagi keluarga kami. Sebelumnya, tim dokter telah melakukan tindakan operasi patah tulang untuk pemasangan pen pada bagian kaki kirinya yang mengalami trauma cukup berat,” ujar Jazilul saat memberikan keterangan kepada tim redaksi pada Minggu (24/5/2026).
Langkah medis yang diambil oleh tim dokter spesialis di RSUD dr Soetomo Surabaya tergolong sangat krusial. Selain fokus pada penanganan ortopedi di bagian kaki, tim medis juga melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada cedera internal yang mengancam nyawa.
Hasil Rekam Medis Menunjukkan Tren Positif
Kekhawatiran akan adanya cedera kepala atau organ dalam sempat menyelimuti pihak keluarga mengingat benturan yang terjadi sangatlah keras. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan penunjang, kondisi Gus Hilman dinyatakan stabil dalam aspek vital lainnya.
“Hasil dari rekam medis, termasuk pemindaian melalui CT scan dan prosedur pemeriksaan lainnya, dinyatakan normal oleh tim dokter. Tidak ditemukan indikasi gangguan pada bagian kepala maupun organ dalam lainnya yang mengkhawatirkan,” tambah Jazilul dengan nada bicara yang lebih tenang. Meskipun demikian, masa pemulihan pasca-operasi tetap membutuhkan pengawasan yang sangat ketat.
Saat ini, Gus Hilman telah dipindahkan ke ruang perawatan di Graha Amerta Surabaya. Pemindahan ini menandakan bahwa kondisi pasien sudah cukup stabil untuk keluar dari ruang gawat darurat, meski tetap memerlukan perawatan intensif hingga benar-benar pulih total. Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim X yang meliputi wilayah Gresik dan Lamongan ini diprediksi akan menjalani masa rehabilitasi fisik selama beberapa waktu ke depan.
Kronologi Tragedi Berdarah di Ruas Tol Paspro
Mengingat kembali peristiwa memilukan tersebut, kecelakaan maut ini terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 15.14 WIB. Kendaraan Toyota Innova dengan nomor polisi N-1297-NB yang ditumpangi oleh Gus Hilman dan rombongan tengah melaju di jalur bebas hambatan tersebut sebelum akhirnya menabrak bagian belakang sebuah truk.
Kecelakaan ini diduga kuat terjadi karena faktor kelelahan pengemudi. Sopir kendaraan, Mahrus Ali (36), warga Paiton, disinyalir kehilangan konsentrasi akibat rasa kantuk yang luar biasa atau yang sering disebut dengan istilah microsleep. Dalam kecepatan tinggi di jalan tol, kehilangan konsentrasi selama beberapa detik saja dapat berakibat fatal, dan inilah yang sayangnya terjadi pada sore nahas itu.
Benturan yang terjadi sangatlah dahsyat, terutama pada sisi kiri kendaraan. Bagian depan hingga tengah mobil sisi kiri mengalami kerusakan parah atau ringsek total setelah menghantam bagian belakang truk yang ada di depannya. Hal inilah yang menjelaskan mengapa dampak fatalitas lebih banyak dirasakan oleh penumpang yang duduk di sisi kiri mobil.
Duka Mendalam: Kehilangan Dua Rekan Seperjuangan
Meskipun Gus Hilman berhasil selamat, tragedi ini menyisakan duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar PKB dan rekan sejawat. Dua orang penumpang lainnya yang berada dalam satu mobil dengan Gus Hilman tidak berhasil diselamatkan. Mereka adalah Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), keduanya merupakan warga Pamulang, Kota Tangerang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, memberikan penjelasan mendalam mengenai posisi duduk para korban saat kejadian berlangsung. Menurut hasil olah TKP, Gus Hilman berada di posisi yang relatif lebih aman dibandingkan rekan-rekannya.
“Saat kecelakaan terjadi, posisi Gus Hilman berada di sisi kanan, tepat di belakang sopir. Sementara itu, korban fatal lainnya berada di sisi kiri kendaraan. Alex Anwaruh duduk di kursi depan sebelah kiri, dan Adinda Najwa tepat berada di belakangnya. Karena benturan utama terkonsentrasi di sisi kiri, maka kedua korban tersebut mengalami dampak yang paling fatal,” jelas Taufik secara detail.
Bahaya Nyata di Balik Kemudi: Evaluasi Keselamatan Berkendara
Tragedi yang menimpa rombongan Gus Hilman di Tol Paspro ini kembali menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol. Kurangnya konsentrasi dan kelelahan fisik pengemudi tetap menjadi faktor utama penyebab kecelakaan di jalur cepat tersebut.
Pihak kepolisian terus menghimbau agar para pengendara tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Menggunakan fasilitas rest area untuk beristirahat sejenak jauh lebih berharga daripada memaksakan waktu perjalanan yang berujung petaka. Kasus yang menimpa mobil Gus Hilman ini menambah deretan panjang angka kecelakaan akibat kelalaian manusia di ruas tol yang menghubungkan Pasuruan dan Probolinggo tersebut.
Kini, doa dan dukungan terus mengalir dari berbagai pihak, baik dari kolega sesama anggota dewan maupun masyarakat di konstituennya di Gresik dan Lamongan. Harapan besar disematkan agar Gus Hilman dapat segera kembali pulih dan menjalankan tugas-tugas kenegaraannya seperti sedia kala.
Harapan Keluarga dan Langkah Selanjutnya
Jazilul Fawaid, mewakili keluarga besar, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan moral. Fokus utama keluarga saat ini adalah memastikan Gus Hilman mendapatkan perawatan terbaik selama di Graha Amerta Surabaya.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pemulihan Hilman berjalan lancar tanpa hambatan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu waspada di jalan raya,” tutup Jazilul.
Pihak kepolisian Probolinggo pun hingga kini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini untuk memastikan semua aspek hukum terpenuhi. Sementara itu, kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti di kantor polisi setempat.