Tuntas! Polemik Segel Berakhir, Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Siap Diresmikan 15 Mei 2026

Dewi Lestari | ZonaKabar
09 Mei 2026, 21:42 WIB
Tuntas! Polemik Segel Berakhir, Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Siap Diresmikan 15 Mei 2026

ZonaKabar — Harapan besar masyarakat Muslim di Kabupaten Sukabumi untuk memiliki pusat kegiatan keagamaan yang representatif akhirnya menemukan titik terang yang benderang. Setelah sempat didera gelombang polemik dan isu miring terkait proses pembangunannya, Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi kini berdiri megah dan bersiap untuk menjalankan fungsinya secara penuh. Bangunan yang menjadi simbol persatuan umat ini dipastikan bakal segera diresmikan dalam waktu dekat, mengakhiri segala spekulasi yang sempat berkembang di tengah publik.

Bangunan senilai Rp3 miliar yang terletak di lokasi strategis ini sempat menjadi buah bibir lantaran insiden penyegelan oleh pihak ketiga. Namun, komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi dalam mengawal proyek ini terbukti membuahkan hasil manis. Bupati Sukabumi, Asep Japar, secara tegas menyampaikan bahwa segala kendala administratif maupun teknis yang sempat menghambat pembangunan gedung tersebut kini telah tuntas diselesaikan secara kekeluargaan dan profesional.

Mengurai Benang Kusut: Polemik Pembayaran yang Kini Usai

Beberapa waktu lalu, publik Sukabumi sempat dikejutkan dengan berita penyegelan gedung baru MUI. Isu yang beredar menyebutkan adanya ketidakharmonisan dalam alur pembayaran kepada subkontraktor, yang memicu aksi protes hingga penyegelan fisik bangunan. Nilai tunggakan yang dipersoalkan mencapai angka Rp165 juta—sebuah angka yang meski tidak besar dibandingkan total proyek, namun cukup untuk memantik kegaduhan di media sosial.

Baca Juga Harapan Teddy Pardiyana Pupus: Analisis Mendalam Penolakan Hak Waris Lina Jubaedah oleh PA Bandung
Harapan Teddy Pardiyana Pupus: Analisis Mendalam Penolakan Hak Waris Lina Jubaedah oleh PA Bandung

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asep Japar memberikan klarifikasi mendalam saat meninjau langsung kondisi fisik bangunan pada Sabtu (9/5/2026). Ia menekankan bahwa narasi yang menyebutkan proyek ini “mangkrak” adalah kekeliruan besar. Menurutnya, dinamika dalam sebuah proyek infrastruktur adalah hal yang lumrah, sejauh ada itikad baik dari semua pihak untuk menyelesaikannya.

“Saya meninjau langsung apa yang kemarin ramai di media sosial, ada yang menyebut gedung MUI itu mangkrak. Tapi kenyataannya, bisa kita lihat bersama, bangunan ini hampir selesai 100 persen. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera kita resmikan karena gedung ini sangat dinanti-nanti untuk kebutuhan umat,” ujar Asep Japar dengan nada optimis saat ditemui di lokasi.

Target Peresmian dan Detail Proyek Dana Hibah

Pembangunan Gedung MUI Kabupaten Sukabumi ini dibiayai sepenuhnya melalui dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025. Dengan total anggaran mencapai Rp3 miliar, gedung ini dirancang untuk menjadi pusat komando kegiatan keulamaan, pembinaan umat, hingga menjadi wadah konsolidasi berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia.

Baca Juga Sinopsis The Spy Who Dumped Me: Komedi Aksi Dua Sahabat Terjebak Konspirasi Intelijen Dunia
Sinopsis The Spy Who Dumped Me: Komedi Aksi Dua Sahabat Terjebak Konspirasi Intelijen Dunia

Bupati menetapkan tanggal 15 Mei 2026 sebagai momentum bersejarah peresmian gedung tersebut. Saat ini, para pekerja di lapangan hanya tinggal menyisakan tahap finishing akhir, seperti pembersihan sisa material, pengecekan instalasi listrik, serta penataan lanskap di area halaman gedung. Progres fisik yang sudah nampak nyata ini menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap fasilitas keagamaan tetap menjadi prioritas utama.

“Gedung sudah nampak jelas sekali kemegahannya. Target dua minggu lagi seluruh pengerjaan selesai total. Di bagian dalam hanya tinggal sentuhan akhir saja, tidak ada masalah berarti yang perlu dibesar-besarkan lagi,” tambah Bupati. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan isu yang belum tentu kebenarannya di media sosial tanpa melihat fakta di lapangan.

MUI Sukabumi: Rumah Besar bagi Umat Islam

Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Fatahillah Nadziri, menyambut baik progres positif ini. Baginya, kehadiran gedung baru bukan sekadar soal fisik bangunan yang megah, melainkan tentang marwah dan semangat perjuangan para ulama di Sukabumi. Selama ini, aktivitas MUI memang membutuhkan ruang yang lebih luas dan representatif guna mengakomodasi berbagai komisi dan lembaga otonom di bawahnya.

Baca Juga Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini Jumat 8 Mei 2026: Langit Berawan Mendominasi Kota Udang di Penghujung Pekan
Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini Jumat 8 Mei 2026: Langit Berawan Mendominasi Kota Udang di Penghujung Pekan

“Kami memohon doa dari seluruh lapisan masyarakat agar proses penyelesaian dalam dua pekan ke depan berjalan tanpa hambatan. Gedung ini adalah milik kita bersama, milik seluruh umat Muslim di Kabupaten Sukabumi. Ini akan menjadi ‘tenda besar’ bagi para kyai, asatidz, dan tokoh masyarakat untuk merumuskan kebijakan-kebijakan yang maslahat bagi umat,” tutur Fatahillah.

Fatahillah juga mengapresiasi langkah cepat Bupati Sukabumi dalam menjembatani persoalan dengan pihak subkontraktor. Dengan dibukanya kembali segel dan dilanjutkannya pekerjaan, suasana kondusif kembali tercipta. Hal ini sangat penting mengingat MUI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan stabilitas sosial di daerah Sukabumi.

Fungsi Strategis Gedung Baru dalam Pembinaan Keagamaan

Lebih jauh, keberadaan gedung ini diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah dakwah Islamiyah di Sukabumi. Beberapa rencana program kerja telah disiapkan untuk mengisi aktivitas di gedung baru tersebut, di antaranya:

  • Pusat Konsultasi Keluarga Sakinah dan perlindungan anak.
  • Laboratorium Halal dan pusat informasi sertifikasi produk bagi UMKM lokal.
  • Ruang pertemuan lintas organisasi Islam untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.
  • Pusat pengkajian kitab kuning dan pengembangan literasi keagamaan bagi generasi muda.

Dengan fasilitas yang memadai, MUI Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat lebih responsif dalam menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi isu-isu radikalisme, degradasi moral, hingga persoalan ekonomi syariah. Berita Jawa Barat akhir-akhir ini memang sering menyoroti pentingnya peran lembaga keagamaan dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat di era digital.

Baca Juga Jejak Anarkisme di Tamansari: Puluhan CCTV Bandung Lumpuh Total, Dishub Ungkap Kerugian Besar
Jejak Anarkisme di Tamansari: Puluhan CCTV Bandung Lumpuh Total, Dishub Ungkap Kerugian Besar

Harapan Baru di Pertengahan Mei

Menjelang tanggal 15 Mei, antusiasme mulai terasa di kalangan pengurus MUI kecamatan dan desa. Mereka berharap peresmian gedung ini menjadi tonggak baru kebangkitan syiar Islam di Sukabumi yang religius dan mandiri. Pemerintah daerah pun berjanji bahwa transparansi dalam setiap pembangunan akan selalu dijaga agar tidak ada lagi hambatan teknis yang berujung pada polemik publik.

Sebagai penutup, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa investasi pembangunan gedung ini merupakan bentuk investasi spiritual. “Uang rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk fasilitas yang bermanfaat. Gedung MUI ini adalah salah satu bukti nyata bahwa kita ingin membangun Sukabumi tidak hanya secara fisik, tapi juga secara mental dan spiritual. Mari kita jaga bersama gedung ini nantinya,” pungkasnya.

Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan tidak ada lagi ganjalan yang menghalangi langkah para ulama dalam mengabdi. Penyegelan yang sempat terjadi kini hanya tinggal sejarah kecil di balik megahnya bangunan yang akan menjadi kebanggaan warga Sukabumi. Fokus utama kini adalah bagaimana mengisi gedung tersebut dengan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kedamaian masyarakat luas.

Baca Juga Revolusi Besar di San Siro: AC Milan Siap Lepas Enam Pemain Bintang dalam Proyek Cuci Gudang 2026
Revolusi Besar di San Siro: AC Milan Siap Lepas Enam Pemain Bintang dalam Proyek Cuci Gudang 2026
Dewi Lestari

Dewi Lestari

Penulis berita yang cekatan dalam mengolah informasi terkini (breaking news) agar tersaji secara akurat dan mudah dipahami.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *