Panduan Lengkap Nomor Darurat Evakuasi Ular di Jawa Barat: Langkah Tepat Menghadapi Tamu Tak Diundang

Dewi Lestari | ZonaKabar
24 Mei 2026, 05:41 WIB
Panduan Lengkap Nomor Darurat Evakuasi Ular di Jawa Barat: Langkah Tepat Menghadapi Tamu Tak Diundang

ZonaKabar — Fenomena masuknya ular ke pemukiman warga kini bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di Jawa Barat. Kehadiran reptil ini sering kali memicu kepanikan luar biasa, apalagi jika ular tersebut ditemukan di area privat seperti kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi. Perubahan cuaca yang ekstrem, terutama saat memasuki musim penghujan, menjadi pemicu utama mengapa hewan melata ini mencari tempat perlindungan baru yang lebih hangat dan kering, yang sayangnya sering kali adalah rumah manusia.

Ketakutan warga sangat beralasan. Selain risiko gigitan berbisa yang mematikan, keberadaan ular besar seperti piton juga mengancam keselamatan penghuni rumah serta hewan peliharaan. Namun, menghadapi situasi mencekam ini tidak boleh dilakukan dengan gegabah. Dibutuhkan ketenangan dan bantuan dari tenaga profesional yang memiliki keahlian khusus dalam menangani satwa liar atau evakuasi ular secara aman.

Sebagai bentuk pelayanan publik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui berbagai instansi terkait telah menyiagakan tim ahli yang siap sedia 24 jam. Jika Anda menemukan ular di sekitar lingkungan Anda, jangan mencoba untuk menangkapnya sendiri jika tidak memiliki keahlian. Segera hubungi pihak berwenang melalui daftar kontak darurat yang telah dikumpulkan oleh tim redaksi kami berikut ini.

Baca Juga Misi Rebut Takhta: Menakar Peluang Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta dalam Perburuan Gelar Super League
Misi Rebut Takhta: Menakar Peluang Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta dalam Perburuan Gelar Super League

Pentingnya Peran Pemadam Kebakaran dan BPBD dalam Penyelamatan Satwa

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa harus menghubungi pemadam kebakaran atau BPBD untuk urusan ular? Di Indonesia, peran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah berkembang jauh melampaui sekadar memadamkan api. Mereka kini memiliki divisi Animal Rescue yang dilatih secara profesional untuk menangani berbagai konflik antara manusia dan hewan liar.

Begitu pula dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sebagai garda terdepan dalam penanganan situasi darurat, BPBD memiliki peralatan dan koordinasi lintas sektor yang mumpuni. Melibatkan profesional memastikan bahwa ular tersebut tidak dibunuh secara sembarangan, melainkan dipindahkan kembali ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia demi menjaga keseimbangan ekosistem.

Daftar Kontak Darurat Tingkat Provinsi Jawa Barat

Untuk koordinasi skala luas atau jika Anda berada di wilayah perbatasan yang sulit dijangkau oleh tim kota/kabupaten, Anda bisa menghubungi nomor darurat tingkat provinsi. Berikut adalah nomor-nomor penting yang harus tersimpan di ponsel Anda:

  • BPBD Jawa Barat: 117 atau (022) 87242550
  • Call Center Damkar Jawa Barat: (022) 7313298
  • Basarnas (Pencarian dan Pertolongan): 115

Kontak Evakuasi Wilayah Bandung Raya dan Cimahi

Wilayah Bandung yang dikelilingi perbukitan sering kali menjadi area konflik antara pemukiman dan habitat ular. Baik itu di Kabupaten Bandung yang luas maupun Kota Bandung yang padat, tim layanan darurat selalu siap siaga.

Baca Juga Geger! Anggota Polri Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil di Tasikmalaya: Inilah Sosok Bripka Budi Akbar yang Dikenal Gigih
Geger! Anggota Polri Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil di Tasikmalaya: Inilah Sosok Bripka Budi Akbar yang Dikenal Gigih

Kabupaten Bandung

  • BPBD: 0851-6290-1129
  • Damkar: (022) 5891113

Kota Bandung

  • BPBD: 0812-3469-6905
  • Damkar: (022) 7207113

Kota Cimahi

  • BPBD: (022) 20661899
  • Damkar: (022) 6658113

Wilayah Penyangga Ibu Kota: Bogor dan Bekasi

Kawasan Bogor dan Bekasi memiliki karakteristik lingkungan yang beragam, mulai dari perkotaan hingga area yang masih memiliki vegetasi lebat. Tingkat laporan masuknya ular di wilayah ini tergolong cukup tinggi setiap tahunnya.

Kabupaten Bogor

  • BPBD: 0812-1010-9002
  • Damkar: (021) 8753547

Kota Bogor

  • BPBD: 0888-0311-2569
  • Damkar: (0251) 8322100

Kabupaten Bekasi

  • BPBD: 0812-1907-1900
  • Damkar: (021) 22137870

Kota Bekasi

  • BPBD: 0812-8395-7877
  • Damkar: (021) 88957805

Wilayah Priangan Timur dan Jabar Selatan

Kawasan seperti Garut, Sukabumi, dan Tasikmalaya yang memiliki banyak lahan pertanian dan hutan sering kali menghadapi kemunculan ular king cobra atau ular sanca. Berikut nomor yang bisa dihubungi:

Kabupaten Garut

  • BPBD: 0852-2061-1117
  • Damkar: (0262) 232113

Kabupaten Sukabumi

  • BPBD: 0858-2786-0625
  • Damkar: 0811-844-113

Kota Sukabumi

  • Damkar: (0266) 221163

Kabupaten Cianjur

  • BPBD: 0811-2220-5252
  • Damkar: (0263) 281392

Kabupaten Tasikmalaya

  • BPBD: 0821-2059-4513
  • Damkar: (0265) 548113

Wilayah Cirebon dan Sekitarnya

Untuk warga di wilayah Pantura, khususnya Cirebon, koordinasi cepat sangat diperlukan mengingat suhu udara yang panas sering membuat ular mencari tempat lembap di dalam rumah warga.

Baca Juga Revolusi Besar di San Siro: AC Milan Siap Lepas Enam Pemain Bintang dalam Proyek Cuci Gudang 2026
Revolusi Besar di San Siro: AC Milan Siap Lepas Enam Pemain Bintang dalam Proyek Cuci Gudang 2026

Kabupaten Cirebon

  • BPBD: 0877-8729-9991
  • Damkar: (0231) 321064

Kota Cirebon

  • BPBD: 0811-2271-117
  • Damkar: (0231) 484113

Protokol Keselamatan: Apa yang Harus Dilakukan Saat Menemukan Ular?

Menunggu petugas tiba di lokasi mungkin terasa seperti waktu yang sangat lama dalam kondisi mencekam. Oleh karena itu, ZonaKabar merangkum beberapa langkah preventif yang wajib Anda lakukan demi keamanan diri dan keluarga:

  1. Tetap Tenang dan Jaga Jarak: Panik akan membuat gerakan Anda tidak terkontrol yang bisa memicu reaksi agresif dari ular. Jaga jarak aman minimal 3 meter.
  2. Pantau Pergerakan Ular: Jika memungkinkan, amati ke mana ular itu bergerak tanpa harus mendekatinya. Mengetahui posisi terakhir ular akan sangat membantu petugas saat tiba di lokasi.
  3. Isolasi Ruangan: Jika ular berada di dalam kamar, tutup pintu dan celah bawah pintu dengan kain basah agar ular tidak keluar ke ruangan lain.
  4. Ambil Foto atau Video: Dari jarak yang aman, cobalah mengambil gambar ular tersebut. Foto ini sangat krusial bagi petugas untuk mengidentifikasi apakah ular tersebut termasuk ular berbisa atau tidak, sehingga mereka bisa menyiapkan peralatan yang sesuai.
  5. Jangan Gunakan Garam: Mitos bahwa garam bisa mengusir ular adalah salah besar. Ular adalah hewan bersisik, bukan berlendir seperti lintah, sehingga garam tidak memberikan efek apa pun.

Mengapa Konflik Manusia dan Ular Meningkat?

Banyaknya laporan hewan liar yang masuk ke pemukiman sebenarnya merupakan cerminan dari ekosistem yang sedang tidak seimbang. Pembangunan perumahan yang masif sering kali memakan lahan yang dulunya merupakan habitat asli reptil ini. Selain itu, tumpukan sampah di sekitar rumah yang mengundang tikus secara tidak langsung mengundang ular untuk datang mencari mangsa.

Baca Juga Rahasia Diet Tanpa Kelaparan: Inilah Daftar Buah Penahan Nafsu Makan yang Terbukti Secara Ilmiah
Rahasia Diet Tanpa Kelaparan: Inilah Daftar Buah Penahan Nafsu Makan yang Terbukti Secara Ilmiah

Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada dahan pohon yang menyentuh atap rumah adalah langkah jangka panjang untuk meminimalisir risiko ini. Namun jika pencegahan sudah dilakukan dan ular tetap muncul, jangan ragu untuk menghubungi nomor-nomor darurat di atas. Petugas BPBD Jawa Barat dan Damkar telah dibekali perlengkapan seperti snake hook dan snake grab stick untuk memastikan evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban jiwa, baik dari sisi manusia maupun satwa tersebut.

Ingatlah bahwa setiap nyawa berharga, dan penanganan yang profesional adalah kunci utama dalam menghadapi situasi darurat ini. Simpan daftar kontak ini sekarang juga, karena kita tidak pernah tahu kapan bantuan mereka akan sangat dibutuhkan.

Dewi Lestari

Dewi Lestari

Penulis berita yang cekatan dalam mengolah informasi terkini (breaking news) agar tersaji secara akurat dan mudah dipahami.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *