Geger! Anggota Polri Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil di Tasikmalaya: Inilah Sosok Bripka Budi Akbar yang Dikenal Gigih

Dewi Lestari | ZonaKabar
30 Apr 2026, 14:46 WIB
Geger! Anggota Polri Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil di Tasikmalaya: Inilah Sosok Bripka Budi Akbar yang Dikena

ZonaKabar — Suasana pagi di kawasan Jalan HZ. Mustofa, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya yang biasanya riuh dengan aktivitas ekonomi, mendadak berubah menjadi mencekam pada Kamis (30/4/2026). Warga sekitar dan para pengguna jalan dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terbujur kaku di dalam sebuah mobil yang terparkir di bahu jalan. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB ini dengan cepat menyebar dan memancing kerumunan warga yang penasaran.

Korban belakangan diketahui merupakan seorang abdi negara yang berdedikasi tinggi. Identitas pria tersebut adalah Budi Akbar Permana (37), seorang anggota Polri aktif yang bertugas di Polsek Langensari, wilayah hukum Polres Kota Banjar, Jawa Barat. Kepergiannya yang mendadak dalam sebuah kendaraan jenis Daihatsu Sigra berwarna hitam mengundang duka mendalam sekaligus tanda tanya besar bagi rekan sejawat maupun masyarakat yang mengenalnya.

Detik-Detik Penemuan yang Memilukan

Penemuan jasad Bripka Budi bermula dari kecurigaan warga setempat terhadap keberadaan mobil Sigra hitam tersebut. Berdasarkan penelusuran tim lapangan, mobil itu sebenarnya sudah berada di lokasi sejak Rabu sore. Usman Asyari, seorang pedagang sate yang setiap harinya mencari nafkah di sekitar lokasi kejadian, menjadi salah satu saksi kunci yang pertama kali menyadari ada sesuatu yang tidak beres.

Baca Juga Strategi Cerdas Desa Serang Cirebon: Maksimalkan Dana Desa Melalui Peternakan Puyuh Modern dan Ekspansi Pepaya California
Strategi Cerdas Desa Serang Cirebon: Maksimalkan Dana Desa Melalui Peternakan Puyuh Modern dan Ekspansi Pepaya California

Usman menceritakan bahwa saat ia mulai menyiapkan dagangannya pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, mobil tersebut sudah terparkir rapi. “Saya melihat ada orang di dalam mobil, posisinya di kursi sopir seperti sedang beristirahat atau tidur. Kacanya terbuka sedikit, jadi saya pikir dia hanya melepas lelah sebentar,” ungkap Usman saat memberikan keterangan. Namun, hingga Usman menutup dagangannya pada pukul 23.00 WIB, mobil dan orang di dalamnya tetap tidak bergeming dari posisi semula.

Kecurigaan memuncak pada Kamis pagi. Ketika Usman hendak berangkat ke pasar sekitar pukul 07.00 WIB, ia melihat mobil itu masih berada di tempat yang sama dengan kondisi mesin mati. Khawatir terjadi sesuatu, ia segera menghubungi Ketua RW setempat, Enja Yuliana. Keduanya kemudian mendekati mobil tersebut untuk melakukan pengecekan. Namun, meski sudah dipanggil dan diketuk berkali-kali, pria di dalam mobil tidak memberikan respons sedikit pun.

“Pak RW memberanikan diri memasukkan tangan melalui celah kaca jendela yang sedikit terbuka. Saat menyentuh tubuh pria itu, badannya sudah terasa sangat dingin dan kaku. Di situlah kami sadar bahwa orang tersebut sudah meninggal dunia,” tambah Usman dengan nada gemetar. Penemuan ini segera dilaporkan ke pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga Jadwal Lengkap Sidang Isbat Idul Adha 2026: Menanti Kepastian Awal Dzulhijjah 1447 H Melalui Pantauan Hilal Nasional
Jadwal Lengkap Sidang Isbat Idul Adha 2026: Menanti Kepastian Awal Dzulhijjah 1447 H Melalui Pantauan Hilal Nasional

Sosok Polisi Berdedikasi dan Pekerja Keras

Kabar meninggalnya Bripka Budi Akbar Permana segera sampai ke telinga rekan-rekannya di kepolisian. Di kalangan sejawatnya, Budi dikenal sebagai sosok yang ramah dan ulet. Meski memiliki tanggung jawab besar di Polsek Langensari, ia tidak segan untuk mencari penghasilan tambahan demi keluarga tercinta.

Salah seorang rekan korban di Polres Tasikmalaya Kota mengungkapkan fakta menyentuh di balik keberadaan Budi di dalam mobil tersebut. Rupanya, di waktu senggangnya setelah menjalankan tugas sebagai polisi, Budi kerap menyambi sebagai pengemudi taksi online. Profesi sampingan ini ia jalani dengan tekun, mengingat ia tinggal di Tasikmalaya namun berdinas di Kota Banjar.

“Almarhum adalah polisi yang sangat baik. Mobilitasnya memang tinggi karena dia harus bolak-balik Tasik-Banjar. Jika ada waktu luang setelah dinas, dia sering mengemudi taksi online. Mobil Sigra hitam itu adalah sarana dia mencari tambahan rezeki. Kami sangat kehilangan sosok rekan yang pekerja keras seperti beliau,” ujar salah satu anggota Polri yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga Rahasia Diet MIND: Strategi Nutrisi Modern untuk Memperlambat Penuaan Otak dan Menjaga Kognisi
Rahasia Diet MIND: Strategi Nutrisi Modern untuk Memperlambat Penuaan Otak dan Menjaga Kognisi

Hasil Olah TKP dan Investigasi Medis

Menanggapi laporan warga, Tim Identifikasi (Inafis) Polres Tasikmalaya Kota bersama tim medis dari RSUD Dr. Soekardjo segera tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Garis polisi dipasang guna mengamankan area dari kerumunan massa yang semakin membludak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar sementara oleh tim medis di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka akibat benda tumpul maupun tajam pada tubuh Bripka Budi. Di dalam mobil, polisi menemukan barang-barang pribadi milik korban yang masih utuh, mulai dari dompet yang berisi KTP dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri, hingga beberapa jenis obat-obatan pribadi yang tersimpan di dalam tas.

Pamapta III Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Ian Budi, mengonfirmasi bahwa saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Kami membenarkan adanya penemuan anggota Polri yang meninggal di dalam mobil. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Dr. Soekardjo untuk pemeriksaan lebih mendalam guna memastikan penyebab pasti kematiannya,” tutur Ipda Ian singkat kepada awak media.

Baca Juga Mengapa Pendaftaran QR Code MyPertamina Anda Ditolak? Kenali 3 Penyebab Utama dan Solusi Jitunya
Mengapa Pendaftaran QR Code MyPertamina Anda Ditolak? Kenali 3 Penyebab Utama dan Solusi Jitunya

Dugaan Serangan Jantung di Tengah Kelelahan

Kuat dugaan, Bripka Budi mengembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung mendadak. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit darah tinggi (hipertensi). Kombinasi antara riwayat medis tersebut dengan faktor kelelahan yang luar biasa diduga menjadi pemicu utama kegagalan fungsi jantungnya saat ia sedang beristirahat di dalam mobil.

Kasus ini menjadi pengingat bagi banyak pihak tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah tuntutan pekerjaan yang berat. Profesinya sebagai polisi yang penuh tekanan, ditambah dengan aktivitas sampingan sebagai pengemudi online, tentu memberikan beban fisik yang tidak ringan bagi tubuh almarhum.

Duka Mendalam di Lingkungan Polres Banjar

Kepergian Bripka Budi meninggalkan lubang besar di hati keluarga besar Polres Kota Banjar. Akun media sosial resmi institusi tersebut segera mengunggah ucapan belasungkawa yang mendalam. Ucapan duka mengalir deras dari netizen dan rekan-rekan kepolisian yang merasa kehilangan sosok Budi.

“Kami segenap keluarga besar Polres Kota Banjar berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bripka Budi Akbar Permana. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis unggahan tersebut.

Baca Juga Tragedi di Kampung Ciawitali: Kronologi Penemuan Perempuan Muda Kritis yang Menggegerkan Sukabumi
Tragedi di Kampung Ciawitali: Kronologi Penemuan Perempuan Muda Kritis yang Menggegerkan Sukabumi

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi liar terkait kematian korban. Informasi kepolisian secara resmi akan disampaikan kembali setelah hasil visum atau autopsi keluar. Untuk saat ini, fokus utama adalah proses pemakaman dan pendampingan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kejadian tragis di Jalan HZ. Mustofa ini memberikan pelajaran berharga tentang dedikasi seorang abdi negara yang berjuang hingga titik darah terakhir, tidak hanya untuk tugas negara, tetapi juga untuk kesejahteraan keluarganya. Selamat jalan Bripka Budi Akbar Permana, jasa dan kerja kerasmu akan selalu dikenang.

Dewi Lestari

Dewi Lestari

Penulis berita yang cekatan dalam mengolah informasi terkini (breaking news) agar tersaji secara akurat dan mudah dipahami.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *