Pesta Gol di SUGBK: Persija Jakarta Hancurkan Persis Solo Empat Gol Tanpa Balas
ZonaKabar — Gemuruh pendukung setia Persija Jakarta kembali membahana di langit Jakarta saat tim kesayangan mereka, Macan Kemayoran, menunjukkan taringnya dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam (27/4/2026), Persija sukses mengamankan poin penuh setelah melumat Persis Solo dengan skor telak 4-0 pada laga pekan ke-30 Super League musim 2025/2026.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi anak asuh Thomas Doll, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa mereka masih menjadi pesaing serius di papan atas. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi mimpi buruk bagi Laskar Sambernyawa yang tengah berjuang menjauh dari kejaran zona degradasi. Pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut menyajikan drama taktik yang menarik, meskipun seluruh gol baru tercipta di paruh kedua pertandingan.
Babak Pertama: Ketangguhan Benteng Laskar Sambernyawa
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persija Jakarta langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan kreativitas di lini tengah, Macan Kemayoran mencoba membongkar pertahanan berlapis yang diterapkan oleh Milomir Seslija. Namun, Persis Solo tampil sangat disiplin. Koordinasi antara Dusan Mijic dan Luka Dumancic di jantung pertahanan membuat penyerang-penyerang Persija kesulitan mendapatkan ruang tembak yang bersih.
Persis Solo sendiri bukan tanpa peluang. Sesekali mereka melakukan serangan balik cepat melalui sisi sayap yang dihuni Alfriyanto Nico dan Althaf Indie. Namun, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang tersebut sering kali terbuang percuma. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, papan skor masih menunjukkan angka 0-0. Sebuah hasil yang sebenarnya cukup memberikan harapan bagi pendukung tim tamu yang datang jauh-jauh dari Solo.
Perubahan Taktik dan Petaka bagi Muhamad Riyandi
Memasuki babak kedua, pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mencoba menyegarkan lini tengah dan pertahanannya dengan memasukkan Kadek Raditya dan Dodi Van Jin. Pergantian ini dimaksudkan untuk menahan gelombang serangan Persija yang diprediksi akan semakin meningkat. Di sisi lain, Riyandi, kiper Persis, sempat menunjukkan kelasnya dengan menepis tendangan keras Reyhan Hannan pada menit ke-48 yang hampir saja merobek jala gawangnya.
Namun, petaka bagi Persis datang pada menit ke-52. Allano Lima melakukan aksi individu dan melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti. Bola yang sebenarnya tampak bisa diantisipasi dengan mudah justru gagal ditangkap dengan sempurna oleh Muhamad Riyandi. Meski sempat menyentuh tangan sang kiper, bola tetap meluncur masuk ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-0, dan mental pemain Persis tampak mulai goyah sejak saat itu.
Masuknya Jean Mota: Sang Game Changer
Melihat timnya unggul satu gol, Persija tidak lantas mengendurkan serangan. Pada menit ke-61, rotasi cerdas dilakukan dengan memasukkan Jean Mota dan Gustavo. Keputusan ini terbukti sangat krusial. Hanya berselang dua menit sejak menginjakkan kaki di rumput hijau, Jean Mota langsung mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan tarik matang yang dikirimkan Doni Tri dari sisi kiri, Mota menyambutnya dengan tendangan first time mematikan yang tak mampu dibendung pertahanan Laskar Sambernyawa.
Keunggulan 2-0 membuat SUGBK bergemuruh. Persija semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan. Aliran bola dari kaki ke kaki pemain Macan Kemayoran membuat pemain Persis Solo frustrasi. Upaya Milo untuk menambah kekuatan di lini tengah dengan memasukkan Zanadin Fariz pun belum membuahkan hasil signifikan karena dominasi Persija yang begitu mutlak di lini tengah.
Dominasi Total di Sepuluh Menit Terakhir
Memasuki fase akhir pertandingan, Persija Jakarta semakin menggila. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, memaksa para pemain Persis Solo lebih banyak bertahan di area sendiri. Pada menit ke-81, skema bola mati menjadi awal gol ketiga Persija. Jean Mota melepaskan umpan sepak pojok yang sangat akurat. Ricardo Ferreira yang naik membantu serangan berhasil memenangi duel udara dan menyundul bola ke pojok gawang. Skor 3-0 pun semakin mengukuhkan kemenangan tuan rumah.
Penderitaan Persis Solo belum berakhir. Di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+1, Gustavo menutup pesta gol Persija. Kembali berawal dari aksi Jean Mota di sisi kiri, sebuah umpan lambung cantik dikirimkan ke kotak penalti. Kadek Raditya gagal menghalau bola dengan sempurna, yang kemudian langsung disambar oleh Gustavo dengan sundulan akurat. Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor meyakinkan 4-0 untuk kemenangan Persija Jakarta.
Implikasi Klasemen dan Langkah Selanjutnya
Kemenangan telak ini memang belum menggeser posisi Persija Jakarta dari peringkat ketiga klasemen sementara Super League dengan koleksi 62 poin. Namun, hasil ini sangat penting untuk menjaga jarak dan terus menekan Borneo FC serta Persib Bandung yang berada di posisi satu dan dua. Konsistensi permainan seperti ini menjadi modal berharga bagi Macan Kemayoran di sisa kompetisi musim ini.
Di sisi lain, bagi Persis Solo, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya. Mereka masih terpaku di urutan ke-15 dengan 27 poin, posisi yang sangat rawan tergelincir ke zona merah degradasi. Laskar Sambernyawa kini harus segera bangkit dan melakukan evaluasi besar-besaran, terutama dalam menjaga konsentrasi di lini belakang, jika ingin tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Susunan Pemain Resmi
- Persija Jakarta: Andritany (GK); Ricardo Ferreira, Rizky Ridho, Bruno Tubarao, Doni Try; Fabio Calonego, Van Basty Souza, Allano Lima, Rayhan Hannan; Maxwell Souza, Eksel Runtukahu.
- Persis Solo: Muhamad Riyandi (GK); Dusan Mijic, Luka Dumancic, Alfriyanto Nico, Althaf Indie; Sutanto Tan, Andrei Alba, Dejan Tumbas, Miroslav Maricic; Dimitri Lima, Bruno Gomes.
Demikian laporan mendalam mengenai laga penuh gengsi antara Persija Jakarta melawan Persis Solo. Nantikan terus ulasan olahraga menarik lainnya hanya di portal berita terpercaya Anda.