Kebakaran Hebat Pabrik PT Dua Putra Pati: 11 Jam Amukan Si Jago Merah yang Meluluhlantakkan Aset Vital

Aris Munandar | ZonaKabar
06 Jun 2026, 19:42 WIB
Kebakaran Hebat Pabrik PT Dua Putra Pati: 11 Jam Amukan Si Jago Merah yang Meluluhlantakkan Aset Vital

ZonaKabar — Peristiwa memilukan menyelimuti kawasan industri di pesisir utara Jawa, tepatnya di Jalan Pantura Pati-Juwana. Sebuah insiden kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan ikan milik PT Dua Putra, Sabtu (6/6/2026), yang memaksa puluhan armada pemadam kebakaran bekerja ekstra keras selama hampir setengah hari penuh. Amukan api yang membubung tinggi sejak pagi buta itu baru benar-benar bisa dijinakkan setelah berkobar selama kurang lebih 11 jam.

Lanskap di sekitar lokasi kejadian hingga sore hari masih menyisakan pemandangan yang mencekam. Meski api utama telah padam, sisa-sisa material yang terpanggang masih mengeluarkan hawa panas yang menyengat. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan hingga pukul 17.00 WIB, kepulan asap tebal yang sebelumnya menyelimuti langit Pati mulai menipis, menyisakan puing-puing bangunan yang telah kehilangan bentuk aslinya akibat terjangan suhu ekstrem.

Kronologi 11 Jam Perjuangan Melawan Api

Tragedi ini bermula pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 WIB, saat aktivitas di kawasan industri Jalan Pantura baru saja akan dimulai. Secara tiba-tiba, percikan api muncul dan dengan cepat merambat ke material mudah terbakar di dalam gedung produksi. Dalam hitungan menit, api yang awalnya kecil berubah menjadi raksasa yang melahap apa saja di depannya. Petugas dari berbagai unit Pemadam Kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memutus rantai penyebaran api.

Baca Juga Kabar Gembira bagi PPPK! Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Belanja Pegawai 30 Persen, Pastikan Tidak Ada PHK Massal
Kabar Gembira bagi PPPK! Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Belanja Pegawai 30 Persen, Pastikan Tidak Ada PHK Massal

Kasi Humas Polresta Pati, Iptu Hafid Amin, mengonfirmasi bahwa proses pemadaman berlangsung sangat alot. Struktur bangunan yang luas serta banyaknya bahan kimia dan material isolasi pada ruang pendingin membuat api sulit dikendalikan. Setelah perjuangan yang melelahkan, tim gabungan akhirnya berhasil menetralisir api sekitar pukul 16.45 WIB. Meskipun demikian, prosedur pendinginan tetap dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada bara api yang tersembunyi di bawah reruntuhan.

“Kami mengonfirmasi bahwa api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.41 WIB. Saat ini, fokus utama petugas adalah melakukan proses pendinginan (cooling down) guna mencegah munculnya titik api baru. Area lokasi juga telah kami sterilisasi dengan pemasangan garis polisi atau police line untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Hafid Amin saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kerusakan Masif: 70 Persen Bangunan PT Dua Putra Luluh Lantak

Dampak dari kebakaran pabrik ini tergolong sangat masif. Kapolsek Pati, Iptu Windartono, menyatakan bahwa estimasi awal kerusakan mencapai angka yang cukup fantastis, yakni sekitar 70 persen dari total luas bangunan pabrik. Hal ini disebabkan oleh sifat api yang merambat melalui atap dan plafon, menjangkau area-area strategis yang sulit dijangkau oleh semprotan air dari luar.

Baca Juga Panitia SBY Cup 2026 Hadirkan Giant Screen di Luar GOR Samapta, Solusi Seru Nonton Voli Sambil Wisata Kuliner
Panitia SBY Cup 2026 Hadirkan Giant Screen di Luar GOR Samapta, Solusi Seru Nonton Voli Sambil Wisata Kuliner

Beberapa bagian vital yang dipastikan ludes terbakar meliputi empat gedung cold storage atau gudang pendingin raksasa. Fasilitas ini bukan sekadar ruangan biasa, melainkan jantung dari operasional pabrik yang digunakan untuk menyimpan cadangan bahan baku dalam jumlah besar. Di dalamnya tersimpan stok daging sapi dan ayam dalam volume yang signifikan, yang kini dipastikan telah rusak total dan tidak dapat digunakan lagi.

Selain area pendingin, ruang produksi utama juga tidak luput dari amukan api. Ruangan ini dipenuhi dengan tumpukan kardus pengemas serta berbagai bahan plastik yang merupakan material sangat mudah terbakar. Kombinasi antara bahan kimia pendingin, plastik, dan kardus menciptakan bahan bakar yang sempurna bagi api untuk bertahan lama, yang menjelaskan mengapa proses pemadaman memakan waktu hingga 11 jam.

Langkah Investigasi dan Keterlibatan Labfor Polda Jateng

Mengingat besarnya skala kerugian dan durasi kebakaran yang tidak wajar, pihak Kepolisian tidak ingin gegabah dalam menentukan penyebab pasti kejadian ini. Polresta Pati telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal segera setelah situasi dinyatakan aman. Namun, untuk mendapatkan analisis yang lebih mendalam dan akurat, otoritas setempat telah berkoordinasi dengan tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga Teror Pocong Bersajam di Grobogan Ternyata Hoax, Polisi Ungkap Motif di Balik Video Viral Stasiun Karangsono
Teror Pocong Bersajam di Grobogan Ternyata Hoax, Polisi Ungkap Motif di Balik Video Viral Stasiun Karangsono

“Kami telah menghubungi Tim Laboratorium Forensik (Labfor Polda Jateng) untuk membantu proses investigasi secara saintifik. Tim ahli akan segera turun ke lokasi untuk mencari titik awal api serta menganalisis apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis seperti arus pendek listrik yang memicu bencana ini,” tambah Iptu Hafid. Hingga saat ini, total kerugian materiil masih dalam tahap penghitungan oleh pihak manajemen PT Dua Putra dan tim asuransi.

Tantangan Logistik di Jalur Pantura

Insiden di PT Dua Putra ini juga sempat menimbulkan gangguan pada arus lalu lintas di jalur utama Pantura Pati-Juwana. Banyaknya kendaraan pemadam yang keluar masuk serta antusiasme warga yang ingin menyaksikan kejadian membuat mobilitas kendaraan sempat tersendat. Petugas kepolisian harus bekerja ekstra untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan total yang dapat menghambat akses tangki air menuju lokasi kebakaran.

Keberadaan air menjadi tantangan tersendiri selama proses pemadaman. Puluhan tangki air harus bolak-balik mengambil pasokan dari sumber air terdekat untuk menyuplai armada pemadam yang terus-menerus menyemprotkan air ke titik panas. Kekompakan antara petugas pemadam, relawan, dan kepolisian menjadi kunci utama sehingga api tidak merembet ke pemukiman penduduk yang berada di sekitar kawasan pabrik.

Baca Juga Keajaiban di Simpang Lima: Semarang Night Carnival Tetap Memukau Meski Digempur Hujan Deras
Keajaiban di Simpang Lima: Semarang Night Carnival Tetap Memukau Meski Digempur Hujan Deras

Dampak Sosial dan Masa Depan Karyawan

Selain kerugian fisik, dampak sosial dari kebakaran ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi warga Pati. Sebagai salah satu perusahaan pengolahan ikan terbesar di wilayah tersebut, PT Dua Putra menyerap banyak tenaga kerja lokal. Rusaknya 70 persen fasilitas produksi tentu akan mengganggu operasional perusahaan dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini menimbulkan tanda tanya mengenai nasib ratusan karyawan yang bergantung pada pabrik tersebut.

Masyarakat berharap pihak perusahaan dapat segera melakukan pemulihan dan pembangunan kembali agar roda ekonomi warga tidak terhenti. Di sisi lain, insiden ini menjadi pengingat keras bagi sektor industri di Jawa Tengah untuk terus meningkatkan standar keamanan dan mitigasi kebakaran, terutama pada gedung-gedung yang menyimpan material kimia dan bahan mudah terbakar dalam jumlah besar.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar PT Dua Putra masih terlihat lengang dengan penjagaan ketat dari petugas keamanan. Bau hangus sisa kebakaran masih tercium hingga radius beberapa ratus meter, menjadi saksi bisu dari keganasan api yang melanda jantung industri pengolahan hasil bumi di Kabupaten Pati tersebut.

Baca Juga Pesona Jogja Run D-City 2026: Lebih dari Sekadar Lari, Hadiah Melimpah hingga Konser Musisi Papan Atas Menanti!
Pesona Jogja Run D-City 2026: Lebih dari Sekadar Lari, Hadiah Melimpah hingga Konser Musisi Papan Atas Menanti!
Aris Munandar

Aris Munandar

Jurnalis senior dengan spesialisasi berita regional dan kebijakan publik. Fokus pada isu sosial di wilayah Jawa Tengah.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *