Wujud Nyata Sinergi TNI-Rakyat: Menilik Transformasi Desa Slempit Melalui Program TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik

Budi Santoso | ZonaKabar
02 Mei 2026, 23:45 WIB
Wujud Nyata Sinergi TNI-Rakyat: Menilik Transformasi Desa Slempit Melalui Program TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik

ZonaKabar — Di tengah hamparan sawah yang membentang di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, sebuah perubahan besar tengah bergulir. Suasana desa yang biasanya tenang kini riuh dengan deru mesin alat berat dan semangat gotong royong yang membara. Ini bukan sekadar proyek pembangunan biasa, melainkan manifestasi dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digawangi oleh Kodim 0817/Gresik.

Program yang menjadi jembatan antara militer dan masyarakat ini hadir sebagai jawaban atas kerinduan warga akan fasilitas infrastruktur yang mumpuni. Selama bertahun-tahun, Desa Slempit bergulat dengan keterbatasan akses dan sistem irigasi yang belum optimal, yang secara langsung berdampak pada denyut nadi ekonomi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Menembus Batas Isolasi: Jalan Mulus Impian Petani Slempit

Salah satu fokus utama dalam agenda TMMD kali ini adalah perbaikan aksesibilitas. Jalan desa yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim penghujan, kini mulai bersalin rupa. Proyek pengaspalan jalan desa dan pengecoran jalan usaha tani menjadi prioritas utama tim Satgas TMMD.

Baca Juga Teror Gangster Bersenjata Celurit di Porong Sidoarjo: Warkop Diobrak-abrik, Pengunjung Kocar-kacir
Teror Gangster Bersenjata Celurit di Porong Sidoarjo: Warkop Diobrak-abrik, Pengunjung Kocar-kacir

Dansatgas TMMD 128 Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamha, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat Slempit adalah untuk menghancurkan hambatan logistik yang selama ini menghantui warga. “TMMD adalah wujud nyata sinergi kami bersama Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mengatasi kesulitan warga. Kami ingin memastikan bahwa mobilitas masyarakat, terutama dalam mendistribusikan hasil bumi, tidak lagi terkendala oleh infrastruktur yang rusak,” ujar Fadly saat meninjau lokasi pada Sabtu (2/5/2026).

Selama satu bulan penuh, mulai dari 22 April hingga 21 Mei, para personel TNI bersama masyarakat bahu-membunyi mengejar target pembangunan. Pengecoran jalan usaha tani diharapkan dapat memangkas biaya transportasi petani, sehingga margin keuntungan yang mereka dapatkan bisa lebih maksimal.

Revitalisasi Waduk Lingsir: Nafas Baru Bagi Lahan Pertanian

Masalah air seringkali menjadi momok bagi para petani di wilayah Gresik. Menyadari hal tersebut, TMMD ke-128 melakukan langkah strategis dengan melakukan normalisasi Waduk Lingsir. Bukan hanya sekadar pengerukan, tim juga melakukan pembangunan saluran irigasi dan perbaikan pintu air yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga Simfoni ‘Seribu Rasa’ di Grand Restaurant: Destinasi Makan Siang A La Carte Paling Eksklusif di Surabaya
Simfoni ‘Seribu Rasa’ di Grand Restaurant: Destinasi Makan Siang A La Carte Paling Eksklusif di Surabaya

Letkol Inf Fadly menambahkan bahwa program ini sangat sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) mengenai program Manunggal Air. “Ketahanan pangan adalah kunci stabilitas nasional. Jika air tersedia dengan cukup, irigasi lancar, dan akses jalan bagus, maka hasil pertanian secara otomatis akan meningkat pesat. Inilah kontribusi kami untuk ketahanan pangan di wilayah Gresik,” imbuhnya dengan penuh optimisme.

Selain perbaikan waduk, pembuatan sumur bor juga dilakukan di beberapa titik krusial. Hal ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga, baik untuk keperluan konsumsi rumah tangga maupun untuk menyiram lahan di saat musim kemarau tiba.

Memanusiakan Manusia Melalui Program Bedah Rumah (RTLH)

TMMD tidak hanya bicara soal aspal dan semen di jalanan, tetapi juga menyentuh aspek paling dasar dari kehidupan warga: tempat tinggal. Sebanyak enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu di Desa Slempit menjadi sasaran program bedah rumah.

Program bedah rumah ini bertujuan untuk memberikan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi warga. Langkah ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Gresik, karena dinilai sangat efektif dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan. Dengan rumah yang lebih layak, diharapkan produktivitas dan kualitas kesehatan keluarga penerima manfaat juga akan meningkat.

Baca Juga Prakiraan Cuaca Surabaya 13 Mei 2026: Terik Matahari Menyengat, Suhu Udara Tembus 35 Derajat Celsius
Prakiraan Cuaca Surabaya 13 Mei 2026: Terik Matahari Menyengat, Suhu Udara Tembus 35 Derajat Celsius

Investasi Sumber Daya Manusia: Melampaui Pembangunan Fisik

Keunikan dari program TMMD adalah keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik. ZonaKabar mencatat bahwa Satgas TMMD ke-128 juga aktif menggelar berbagai penyuluhan yang bertujuan mencerdaskan dan membentengi masyarakat dari ancaman sosial.

  • Wawasan Kebangsaan: Memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat patriotisme di kalangan generasi muda desa.
  • Penyuluhan Anti-Narkoba dan Deradikalisasi: Memberikan edukasi tentang bahaya narkotika dan pentingnya menjaga toleransi untuk menangkal paham radikal.
  • Edukasi Pencegahan Stunting: Bekerja sama dengan tenaga kesehatan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu tentang gizi seimbang demi masa depan anak-anak desa yang lebih baik. Penanganan stunting menjadi isu krusial yang juga menjadi prioritas dalam program ini.
  • Pelatihan Ekonomi Kreatif: Memberikan bekal keterampilan bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM agar mampu mengolah potensi desa menjadi nilai ekonomis yang lebih tinggi.

Suara dari Desa: Harapan yang Mulai Bersemi

Dampak nyata TMMD dirasakan langsung oleh Wijiono, Kepala Dusun Slempit. Ia mengisahkan bagaimana perjuangan petani saat musim penghujan tiba. “Kalau sudah hujan, jalan ke sawah itu seperti bubur tanah liat. Sangat licin dan berbahaya. Seringkali petani terpaksa menunda panen atau memikul beban sangat jauh karena kendaraan tidak bisa masuk. Dengan jalan yang sekarang dicor, hambatan itu perlahan hilang,” tuturnya haru.

Baca Juga Transformasi Ikonik Kota Lama Surabaya: Pos Bloc Hadirkan Nafas Baru di Gedung Pos Kebon Rojo
Transformasi Ikonik Kota Lama Surabaya: Pos Bloc Hadirkan Nafas Baru di Gedung Pos Kebon Rojo

Senada dengan Wijiono, Kepala Desa Slempit, Suyitno, melihat program ini sebagai batu loncatan bagi kemajuan desanya. Menurutnya, potensi pertanian di Slempit sangat besar, namun selama ini terkunci oleh keterbatasan sarana prasarana. “Jika jalan jelek dan irigasi macet, petani kami rugi dua kali; rugi waktu dan rugi biaya operasional. Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0817/Gresik dan Pemkab yang telah memilih desa kami,” kata Suyitno.

Suyitno berharap setelah proyek ini rampung, warga dapat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Ia memimpikan Desa Slempit menjadi desa mandiri dengan ekonomi yang bergerak dinamis melalui sektor ekonomi kreatif dan pertanian modern.

Sinergi Tanpa Batas Demi Masa Depan Gresik

Keberhasilan TMMD ke-128 di Desa Slempit merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektoral antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam percepatan pembangunan daerah tertinggal. Sinergi ini membuktikan bahwa negara hadir di tengah-tengah rakyat, mendengarkan keluh kesah mereka, dan memberikan solusi konkret yang berkelanjutan.

Baca Juga Menelisik Makna Ruwatan di Hari Jadi Kota Surabaya 2026: Simbol Harmoni Tradisi dan Doa Keselamatan
Menelisik Makna Ruwatan di Hari Jadi Kota Surabaya 2026: Simbol Harmoni Tradisi dan Doa Keselamatan

Melalui TMMD Gresik, kita melihat bahwa kemanunggalan TNI bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang tertuang dalam setiap tetes keringat prajurit di lapangan dan senyum sumringah warga yang kini memiliki jalan baru, irigasi yang lancar, serta rumah yang lebih nyaman. Semoga langkah besar ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus bergerak maju dalam semangat gotong royong demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Budi Santoso

Budi Santoso

Pengamat dinamika perkotaan yang aktif meliput perkembangan ekonomi dan infrastruktur di area Jawa Timur dan Jawa Barat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *