Persijap Jepara Mengamuk di Tangerang, Bungkam Persita 3-0: Dominasi Laskar Kalinyamat Tak Terbendung

Aris Munandar | ZonaKabar
10 Mei 2026, 17:40 WIB
Persijap Jepara Mengamuk di Tangerang, Bungkam Persita 3-0: Dominasi Laskar Kalinyamat Tak Terbendung

ZonaKabar — Stadion Internasional Banten menjadi saksi bisu keperkasaan Laskar Kalinyamat saat melawat ke markas Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-32 Super League, Minggu (10/5/2026). Dalam laga yang penuh tensi dan drama tersebut, Persijap Jepara sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 0-3 tanpa balas. Kemenangan ini tidak hanya membawa pulang tiga poin krusial, tetapi juga menegaskan mentalitas petarung anak-anak Jepara di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

Babak Pertama: Dominasi Semu Pendekar Cisadane

Sejak peluit pertama dibunyikan pada pukul 15.30 WIB, Persita Tangerang yang tampil di hadapan pendukung fanatiknya langsung mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini terlihat sangat dominan di lini tengah, mencoba mengurung pertahanan Persijap dengan umpan-umpan pendek cepat. Namun, pertahanan Persijap Jepara yang disiplin membuat setiap upaya tuan rumah selalu kandas di sepertiga akhir lapangan.

Keasyikan menyerang justru menjadi petaka bagi Persita. Melalui sebuah skema serangan balik yang sangat rapi pada menit ke-25, Aly Ndom bergerak lincah di sisi kiri lapangan. Pemain asing andalan Persijap ini mengirimkan umpan silang akurat yang awalnya ditujukan kepada Iker. Meski sempat terjadi kemelut kecil, bola berhasil lolos dari pengawalan dan jatuh tepat di ruang tembak Dicky Kurniawan. Dengan tenang, Dicky melepaskan sepakan terukur yang menggetarkan jala gawang Persita. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.

Baca Juga Skandal Sertifikasi K3: Eks Wamenaker Noel Dituntut 5 Tahun Penjara atas Kasus Gratifikasi dan Pemerasan
Skandal Sertifikasi K3: Eks Wamenaker Noel Dituntut 5 Tahun Penjara atas Kasus Gratifikasi dan Pemerasan

Taktik Jitu di Paruh Kedua

Memasuki babak kedua, suasana di stadion semakin memanas. Kedua pelatih menyadari bahwa perubahan strategi sangat diperlukan untuk mengubah arah pertandingan. Pelatih Persijap memutuskan untuk menarik Aly Ndom dan memasukkan Alexis Nahuel guna menjaga stabilitas lini serang, sementara Rendy Saepul masuk menggantikan Adzikry untuk memperkuat aliran bola.

Di kubu lawan, Persita Tangerang mencoba merespons dengan menyegarkan lini tengah mereka. Sin Yeong ditarik keluar untuk memberi ruang bagi Zulfan Djiahulhaq. Perubahan ini sempat memberikan angin segar bagi tuan rumah, di mana mereka mulai kembali menekan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya di awal-awal babak kedua.

Momentum yang Hilang Bagi Tuan Rumah

Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang bagi Persita pada menit ke-47. Pablo Ganet melakukan aksi individu menawan sebelum melepaskan umpan manja kepada Hokki Caraka yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak pada Pendekar Cisadane. Tendangan Hokki Caraka, meski sudah menaklukkan kiper, justru membentur tiang kanan bawah gawang. Kegagalan ini seolah menjadi titik balik mental bagi para pemain Persita.

Baca Juga Drama 6 Jam Jelang Akad: Kronologi Lengkap Calon Pengantin di Pati Kabur Bersama Kekasih ke Jepara
Drama 6 Jam Jelang Akad: Kronologi Lengkap Calon Pengantin di Pati Kabur Bersama Kekasih ke Jepara

Persijap tak tinggal diam. Menit ke-53, sebuah skema tendangan bebas hampir saja menggandakan keunggulan Laskar Kalinyamat. Franca menyambut bola dengan sundulan tajam, namun kali ini kiper Persita tampil sigap dan berhasil menangkap bola dengan sempurna. Pertarungan di lini tengah semakin sengit, memaksa wasit bekerja ekstra keras memimpin jalannya laga.

Sudi Abdallah dan Franca: Pukulan Mematikan

Keputusan pelatih Persijap memasukkan Sudi Abdallah pada menit ke-59 menggantikan Iker Guarrotxena terbukti menjadi langkah jenius. Baru beberapa menit di lapangan, Sudi langsung menunjukkan agresivitasnya. Puncaknya terjadi pada menit ke-73, melalui sebuah serangan kilat yang diawali umpan jauh dari Brito di area pertahanan sendiri. Lini belakang Persita yang telanjur naik ke depan menyisakan ruang kosong yang sangat luas.

Sudi Abdallah memenangkan adu lari dan berhadapan satu lawan satu dengan Igor, kiper Persita. Dengan penempatan posisi yang sempurna, Sudi menyundul bola melampaui jangkauan kiper dan mengubah skor menjadi 0-2. Belum sempat Persita bernapas, gawang mereka kembali bobol dua menit kemudian. Franca melakukan aksi solo run spektakuler dari tengah lapangan, menggocek kiper, dan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong melompong. Skor berubah drastis menjadi 0-3.

Baca Juga Gema Idul Adha 2026 di Semarang: Jeritan Pedagang Hewan Kurban di Tengah Pasar yang Lesu dan Bayang-Bayang PMK
Gema Idul Adha 2026 di Semarang: Jeritan Pedagang Hewan Kurban di Tengah Pasar yang Lesu dan Bayang-Bayang PMK

Klimaks Penderitaan Persita dan Kartu Merah Javlon

Dalam kondisi tertinggal tiga gol, konsentrasi para pemain Persita mulai goyah. Emosi yang tidak terkontrol memuncak pada menit ke-81 saat bek senior Javlon Guseynov melakukan pelanggaran keras yang berujung pada kartu merah langsung dari wasit. Bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan membuat misi pengejaran poin menjadi mustahil bagi tuan rumah.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-3 tetap bertahan. Kemenangan ini menjadi catatan manis bagi Persijap Jepara yang berhasil mencuri poin penuh di kandang lawan dengan performa yang sangat klinis. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi Persita Tangerang yang harus segera berbenah jika ingin tetap bersaing di papan atas Hasil Pertandingan liga musim ini.

Analisis Pasca Pertandingan

Keberhasilan Persijap kali ini tak lepas dari efektivitas penyelesaian akhir. Meski secara penguasaan bola Persita sedikit unggul di babak pertama, Persijap mampu memaksimalkan setiap transisi dari bertahan ke menyerang dengan sangat presisi. Peran pemain pengganti seperti Sudi Abdallah menunjukkan kedalaman skuad Laskar Kalinyamat yang mumpuni untuk bersaing dalam jadwal padat Super League.

Baca Juga Jadwal Terbaru KRL Solo-Jogja Pekan Ini 18-24 Mei 2026: Panduan Perjalanan Lengkap dan Tips Nyaman Berkereta
Jadwal Terbaru KRL Solo-Jogja Pekan Ini 18-24 Mei 2026: Panduan Perjalanan Lengkap dan Tips Nyaman Berkereta

Bagi para pendukung Persijap, kemenangan ini adalah kado indah yang memperpanjang tren positif tim. Sementara itu, kubu Persita harus segera melupakan kekalahan pahit ini dan fokus pada laga berikutnya untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain serta suporter setia mereka di Tangerang.

Aris Munandar

Aris Munandar

Jurnalis senior dengan spesialisasi berita regional dan kebijakan publik. Fokus pada isu sosial di wilayah Jawa Tengah.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *