Pesta Gol di Sidoarjo: Australia U-17 Hancurkan Laos 8-0, Amankan Posisi Ketiga Piala AFF U-17 2026

Budi Santoso | ZonaKabar
24 Apr 2026, 17:44 WIB
Pesta Gol di Sidoarjo: Australia U-17 Hancurkan Laos 8-0, Amankan Posisi Ketiga Piala AFF U-17 2026

ZonaKabar — Tim Nasional Australia U-17 menutup perjalanan mereka di ajang Piala AFF U-17 2026 dengan catatan yang sangat impresif. Meski gagal melaju ke partai puncak, skuad muda berjuluk The Joeys tersebut berhasil meluapkan kekecewaan mereka dengan memborong delapan gol tanpa balas ke gawang Laos U-17 dalam laga perebutan tempat ketiga. Kemenangan telak ini sekaligus menegaskan dominasi Australia sebagai salah satu kekuatan sepak bola di kawasan Asia Tenggara dan Australia.

Bertanding di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Jumat (24/4/2026) sore, Australia tampil tanpa beban namun tetap menunjukkan determinasi tinggi. Atmosfer stadion yang cukup panas tidak menyurutkan semangat anak-anak asuh Brad Maloney untuk mengakhiri turnamen dengan kepala tegak. Sejak peluit pertama dibunyikan, Australia langsung mengambil alih kendali permainan, memaksa Laos bertahan jauh di garis belakang mereka sendiri.

Dominasi Total Sejak Menit Awal

Strategi yang diterapkan Australia sangat jelas: memanfaatkan lebar lapangan untuk merenggangkan pertahanan rapat Laos. Melalui sisi sayap yang dihuni oleh pemain-pemain cepat, mereka terus membombardir area kotak penalti lawan. Meski pada 10 menit pertama pertahanan Laos yang digalang oleh Bounpaseut Sengsavang masih mampu disiplin menghalau serangan, namun gelombang tekanan yang terus menerus akhirnya membuat retakan di lini belakang tim asuhan Laos tersebut.

Baca Juga Gemuruh Kesenian dari Selatan Jawa: Festival Jaranan Trenggalek Resmi Menuju Panggung Kharisma Event Nasional 2026
Gemuruh Kesenian dari Selatan Jawa: Festival Jaranan Trenggalek Resmi Menuju Panggung Kharisma Event Nasional 2026

Gol pembuka yang dinanti-nanti akhirnya tercipta pada menit ke-20. Berawal dari skema serangan terencana, Josef Hunter Sikora berhasil menemukan ruang tembak dan melepaskan sepakan akurat yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Tepphakone Sisounam. Gol ini seolah menjadi keran pembuka bagi pesta gol yang akan terjadi sepanjang sore itu di Sidoarjo.

Hanya berselang tujuh menit, tekanan Australia memaksa lini belakang Laos melakukan pelanggaran fatal di dalam kotak terlarang. Wasit asal Thailand yang memimpin laga tanpa ragu menunjuk titik putih. Georgio Hassarati yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sangat dingin. Tendangannya mengecoh kiper lawan dan mengubah skor menjadi 2-0. Momentum ini sepenuhnya menjadi milik Australia, sementara mental para pemain Laos mulai terlihat goyah.

Hujan Gol Georgio Hassarati dan Keunggulan Lima Gol di Babak Pertama

Panggung pertandingan sore itu seolah menjadi milik satu nama: Georgio Hassarati. Penyerang muda berbakat ini menunjukkan kualitas finishing yang sangat mematikan. Pada menit ke-30, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari sektor tengah. Tidak berhenti di situ, Hassarati melengkapi hattrick-nya sebelum turun minum, tepatnya pada menit ke-40, setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan lawan dalam mengantisipasi bola muntah.

Baca Juga Jadwal Sholat Jawa Timur Minggu 26 April 2026: Panduan Lengkap Ibadah Tepat Waktu untuk 38 Kota dan Kabupaten
Jadwal Sholat Jawa Timur Minggu 26 April 2026: Panduan Lengkap Ibadah Tepat Waktu untuk 38 Kota dan Kabupaten

Sebelum wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, Australia menambah luka bagi Laos. Aston James Reid ikut menyumbangkan gol pada menit ke-43. Kerja sama apik antara lini tengah dan depan membuat pertahanan Laos tampak kocar-kacir. Babak pertama pun ditutup dengan skor mencolok 5-0 untuk keunggulan Australia. Hasil ini praktis membuat laga di babak kedua menjadi formalitas semata bagi The Joeys untuk menjaga keunggulan.

Babak Kedua: Australia Tetap Haus Gol

Memasuki interval kedua, tidak ada perubahan signifikan dari pola permainan. Meski sudah unggul jauh, Australia tidak menurunkan intensitas serangan mereka. Lima menit setelah babak kedua dimulai, atau tepatnya di menit ke-50, Georgio Hassarati kembali menunjukkan tajinya dengan mencetak gol keempatnya dalam pertandingan ini. Skor pun berubah menjadi 6-0.

Pelatih Australia nampaknya ingin memberikan pelajaran berharga mengenai konsistensi kepada para pemain mudanya. Mereka tidak membiarkan Laos mengembangkan permainan sedikit pun. Pada menit ke-59, Aston James Reid kembali mencetak gol keduanya, memperlebar jarak menjadi 7-0. Dominasi fisik dan teknik pemain Australia benar-benar terlihat sangat kontras dibandingkan dengan skuad Laos yang tampak kelelahan menahan gempuran tanpa henti.

Baca Juga Tragedi Berdarah di Jalan Sencaki: Mengungkap Tabir Gelap di Balik Aksi Sadis AR Terhadap Rekannya
Tragedi Berdarah di Jalan Sencaki: Mengungkap Tabir Gelap di Balik Aksi Sadis AR Terhadap Rekannya

Kekalahan telak ini sebenarnya bisa sedikit terobati bagi Laos ketika mereka mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-88. Wasit memberikan kesempatan emas bagi Laos untuk mencetak gol hiburan setelah terjadi pelanggaran di area terlarang Australia. Namun malang bagi Laos, Odin Siphanit yang menjadi algojo gagal menunaikan tugasnya. Bola hasil tendangannya tidak menemui sasaran, menjaga gawang Aaron Joseph Black tetap perawan hingga akhir laga.

Penutup Pesta dan Masa Depan Tim Muda

Pesta gol Australia akhirnya ditutup secara dramatis pada masa injury time. Lagi-lagi, Georgio Hassarati menjadi aktor utamanya. Ia mencetak gol kelimanya (quintrick) dalam satu pertandingan, sebuah pencapaian luar biasa bagi pemain di level usia Piala AFF U-17. Gol tersebut memastikan skor akhir menjadi 8-0 bagi kemenangan telak Australia.

Kemenangan ini menjadi obat pelipur lara yang sangat efektif bagi Australia setelah sebelumnya mereka dipaksa menyerah 1-2 oleh Vietnam di babak semifinal. Dengan hasil ini, Australia berhak menyandang status sebagai juara ketiga, sementara Laos harus puas berada di posisi keempat. Turnamen ini sendiri akan mencapai puncaknya dengan mempertemukan Vietnam dan Malaysia di partai final untuk memperebutkan trofi bergengsi sepak bola remaja Asia Tenggara.

Baca Juga Stok Hewan Kurban Jawa Timur Melimpah: Khofifah Bidik Pasar Ekspor hingga Arab Saudi
Stok Hewan Kurban Jawa Timur Melimpah: Khofifah Bidik Pasar Ekspor hingga Arab Saudi

Secara keseluruhan, penampilan Australia di Stadion Gelora Delta memberikan sinyal kuat bahwa pembinaan usia dini mereka berjalan di jalur yang benar. Pemain-pemain seperti Hassarati, Reid, dan Sikora diprediksi akan menjadi tulang punggung tim nasional senior Australia di masa depan. Di sisi lain, bagi Laos, kegagalan di laga ini menjadi bahan evaluasi besar untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi domestik dan pembinaan pemain muda agar mampu bersaing dengan negara-negara raksasa di kawasan ini.

Susunan Pemain Kedua Tim

Laos U-17: Tepphakone Sisounam; Bounpaseut Sengsavang (C), Ki Mounkanyah, Nilaphong Douangdeth, Thayavout Xaychaleun, Anaulak Singsavang, Anousa Silipanya, Savanxay Mounlatxavong, Nilandone Xayaseng, Sisombat Vilaysone, Vithaya Sophaxay.

Australia U-17: Aaron Joseph Black; Oliver James Dimovski (C), Aston James Reid, Archie Lee Mitchell, Emile Peter Katrib, Josef Hunter Sikora, Stevan Rujak, Georgio Hassarati, Corey Zachary Da Cruz, Nate Michael Ribaon, Achnaff Paccal Sayong.

Kemenangan Australia U-17 dengan skor mencolok ini akan tercatat dalam sejarah turnamen sebagai salah satu kemenangan terbesar di fase gugur, memberikan pesan bahwa mereka tetaplah tim yang patut disegani meski gagal meraih trofi utama tahun ini.

Baca Juga Strategi Menghadapi ‘Neraka’ Aspal Surabaya: Tips Jitu Mencegah Mesin Kendaraan Overheat Saat Terjebak Macet Ekstrem
Strategi Menghadapi ‘Neraka’ Aspal Surabaya: Tips Jitu Mencegah Mesin Kendaraan Overheat Saat Terjebak Macet Ekstrem
Budi Santoso

Budi Santoso

Pengamat dinamika perkotaan yang aktif meliput perkembangan ekonomi dan infrastruktur di area Jawa Timur dan Jawa Barat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *