Kabar Duka: Aisyah Istri Abu Bakar Ba’asyir Wafat, Ponpes Ngruki Sukoharjo Kehilangan Sosok Ibu Teladan

Aris Munandar | ZonaKabar
04 Mei 2026, 10:56 WIB
Kabar Duka: Aisyah Istri Abu Bakar Ba'asyir Wafat, Ponpes Ngruki Sukoharjo Kehilangan Sosok Ibu Teladan

ZonaKabar — Kabar duka yang mendalam menyelimuti langit Kabupaten Sukoharjo pada awal pekan ini. Keluarga besar Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki, Grogol, kini tengah berduka atas berpulangnya salah satu sosok sentral dalam sejarah panjang pesantren tersebut. Aisyah, atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan hangat Ummi Ecun, istri dari pengasuh sekaligus pendiri Ponpes Ngruki, Ustaz Abu Bakar Ba’asyir, telah mengembuskan napas terakhirnya.

Kepergian Ummi Ecun tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga inti, tetapi juga bagi ribuan santri, alumni, dan masyarakat sekitar yang selama puluhan tahun mengenal beliau sebagai sosok ibu yang sabar dan penuh keteguhan. Kabar mengenai informasi duka ini dengan cepat menyebar, menghadirkan suasana melankolis di kawasan Grogol yang biasanya sibuk dengan aktivitas pendidikan agama.

Detik-Detik Berpulangnya Ummi Ecun di Usia Senja

Berdasarkan laporan yang dihimpun oleh tim redaksi kami di lapangan, Aisyah meninggal dunia pada Senin pagi, 4 Mei 2026. Beliau mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 09.20 WIB. Di usianya yang telah mencapai 82 tahun, Ummi Ecun memang dikenal telah melewati berbagai fase kehidupan yang penuh dengan dinamika, baik sebagai seorang istri dari tokoh agama terkemuka maupun sebagai pendidik di lingkungan pesantren.

Baca Juga Panduan Lengkap SPMB Jawa Tengah 2026: Jadwal, Jalur Seleksi, dan Syarat Pendaftaran Terbaru
Panduan Lengkap SPMB Jawa Tengah 2026: Jadwal, Jalur Seleksi, dan Syarat Pendaftaran Terbaru

Kabar meninggalnya sosok ibu yang dihormati di kalangan pendidikan islam ini telah dikonfirmasi langsung oleh otoritas setempat. Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, membenarkan informasi mengenai wafatnya istri dari Ustaz Abu Bakar Ba’asyir tersebut. “Sementara informasi betul (Istri Abu Bakar Ba’asyir meninggal dunia),” ujar Herdis saat memberikan keterangan singkat kepada awak media. Kehadiran beliau sebagai pendamping setia Ustaz Abu Bakar Ba’asyir selama puluhan tahun menjadikannya figur yang sangat berpengaruh dalam stabilitas internal keluarga besar Ponpes Ngruki.

Profil dan Peran Strategis di Balik Layar Ponpes Ngruki

Selama ini, Ummi Ecun dikenal sebagai figur yang tenang namun memiliki pengaruh besar dalam mengelola aspek domestik dan emosional di lingkungan Ponpes Al Mukmin Ngruki. Sebagai istri dari seorang tokoh yang sering menjadi pusat perhatian publik, beliau mampu menjaga marwah keluarga dengan kesederhanaan. Banyak alumni pesantren yang mengenang beliau sebagai sosok yang selalu memberikan dukungan moral bagi para santri putri dan pengajar di sana.

Baca Juga Skandal Megakorupsi BPR Bank Purworejo: Kerugian Rp 41 Miliar, Modus ‘Debitur Topengan’ Seret Eks Dirut ke Penjara
Skandal Megakorupsi BPR Bank Purworejo: Kerugian Rp 41 Miliar, Modus ‘Debitur Topengan’ Seret Eks Dirut ke Penjara

Dalam perjalanan panjang berdirinya pesantren, peran seorang istri pengasuh seringkali menjadi tiang penyangga yang tidak terlihat namun sangat vital. Begitu pula dengan Ummi Ecun. Beliau bukan sekadar pendamping hidup, melainkan juga saksi hidup dari berbagai peristiwa bersejarah yang dialami oleh suaminya dan institusi pendidikan yang mereka bangun bersama. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia tokoh agama di Jawa Tengah.

Rencana Pemakaman dan Penghormatan Terakhir

Pihak keluarga dan pengurus pondok pesantren telah menyiapkan serangkaian prosesi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah. Rencananya, jenazah Ummi Ecun akan dikebumikan pada sore hari yang sama, tepatnya pukul 15.15 WIB. Lokasi pemakaman yang dipilih adalah Pemakaman Muslim yang terletak di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo. Wilayah Polokarto memang dikenal memiliki area pemakaman khusus bagi para tokoh dan keluarga besar aktivis dakwah di wilayah tersebut.

Sebelum diberangkatkan menuju peristirahatan terakhirnya, jenazah terlebih dahulu akan disalatkan di Masjid Baitussalam, yang berada di dalam Kompleks Putra Ponpes Al Mukmin Ngruki. Masjid ini memiliki nilai historis yang tinggi dan menjadi pusat spiritual bagi seluruh civitas akademika pesantren. Diperkirakan ratusan pelayat dari berbagai daerah di Kabupaten Sukoharjo dan sekitarnya akan hadir untuk mengantarkan almarhumah ke liang lahat, mengingat luasnya jaringan silaturahmi yang dimiliki oleh keluarga besar Ba’asyir.

Baca Juga Skandal Investasi Bodong Koperasi BLN: Satgas Pasti Ungkap Nasib Dana Nasabah dan Pelacakan Aset Rp 4,6 Triliun
Skandal Investasi Bodong Koperasi BLN: Satgas Pasti Ungkap Nasib Dana Nasabah dan Pelacakan Aset Rp 4,6 Triliun

Suasana di Sekitar Pondok Pesantren Ngruki

Hingga siang hari, suasana di sekitar Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin tampak lebih tenang namun penuh dengan aktivitas persiapan pemakaman. Karangan bunga dan ucapan belasungkawa mulai berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga pejabat pemerintah daerah. Para santri tampak bahu-membahu menyiapkan fasilitas untuk para pelayat yang terus berdatangan untuk memberikan doa terbaik bagi almarhumah.

Bagi masyarakat Solo Raya, sosok keluarga Ba’asyir selalu menjadi bagian dari narasi panjang pergerakan dan pendidikan Islam. Oleh karena itu, meninggalnya Aisyah menjadi momen refleksi bagi banyak pihak tentang dedikasi seorang wanita dalam mendukung perjuangan suaminya di jalan dakwah. Ketabahan beliau selama bertahun-tahun, terutama saat menghadapi masa-masa sulit keluarga, seringkali menjadi inspirasi bagi para ibu di lingkungan pesantren.

Warisan Keteladanan Seorang Ibu Pesantren

Meskipun Ummi Ecun telah tiada, nilai-nilai kesederhanaan dan keteguhan yang beliau ajarkan dipastikan akan tetap hidup di sanubari anak-anaknya dan para santri. Beliau meninggalkan warisan berupa contoh nyata bagaimana menjadi seorang pendamping yang setia dan ibu yang penuh kasih di tengah badai ujian kehidupan. Pendidikan karakter yang beliau tanamkan secara tidak langsung melalui perilaku sehari-hari menjadi modal berharga bagi generasi penerus di Ngruki.

Baca Juga Jerit Keadilan dari Aspal Purwokerto: Massa Ojol Banyumas Tuntut Reformasi Regulasi dan Penghapusan Potongan Mencekik
Jerit Keadilan dari Aspal Purwokerto: Massa Ojol Banyumas Tuntut Reformasi Regulasi dan Penghapusan Potongan Mencekik

Pemerintah daerah melalui Camat Grogol juga menyampaikan rasa simpati yang mendalam. Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan, khususnya Ustaz Abu Bakar Ba’asyir yang kini juga sudah berusia lanjut, diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Kehilangan pasangan hidup di usia senja tentu bukanlah hal yang mudah, namun dukungan dari komunitas pesantren diharapkan mampu menguatkan hati beliau.

Penutup: Selamat Jalan Ummi Ecun

Kepergian Aisyah binti Abdurrahman (Ummi Ecun) menandai berakhirnya sebuah babak dalam sejarah personal keluarga besar Ngruki. Namun, semangat dan doa-doa yang mengalir akan terus mengiringi perjalanan beliau menuju keabadian. Pemakaman di Polokarto sore nanti akan menjadi saksi betapa banyaknya hati yang tersentuh oleh kebaikan dan ketulusan almarhumah selama hidupnya.

Kami dari redaksi turut berduka cita atas wafatnya Ummi Ecun. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dalam melanjutkan perjuangan pendidikan dan dakwah di tanah air. Selamat jalan, Ummi Ecun, jasa dan keteladananmu akan selalu dikenang dalam lembaran sejarah berita jateng dan dunia Islam Indonesia.

Baca Juga Terbakar Api Cemburu, Pria di Pekalongan Nekat Bakar Rumah Mantan: Drama Patah Hati yang Berujung Teror
Terbakar Api Cemburu, Pria di Pekalongan Nekat Bakar Rumah Mantan: Drama Patah Hati yang Berujung Teror
Aris Munandar

Aris Munandar

Jurnalis senior dengan spesialisasi berita regional dan kebijakan publik. Fokus pada isu sosial di wilayah Jawa Tengah.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *